
MANADO – Personel Komisi IX DPR RI asal Sulut, Aditya Moha, meminta Menakertrans, Ir Muhaimin Iskandar, konsentrasi, dan fokus pada penyelesaian kasuistis yang terjadi saat ini, melakukan pembenahan internal birokrasi di departemen serta ketegasan, dan pertanggungjawaban Muhaimin sebagai pemimpin di departemen tersebut.
Hal ini diutarakan ADM sapaan akrab politisi asal Sulut ini, saat dilakukan hearing antara Komisi IX, tentang kasus suap pada proyek pembangunan infrastruktur senilai Rp 500 miliar, untuk dana penyesuaian infrastruktur transmigrasi daerah.
Dia juga meminta agar agar Kemenakertrans memperhatikan transmigrasi di Sulut. Pada hearing ini tampak Muhaimin terus dicecar pertanyaan. Di antaranya soal kinerja stafnya, sejumlah stafnya yang disebut-sebut terkait kasus suap Rp 1,5 miliar pada kasus percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi tahun 2011 senilai Rp 500 miliar.(don)

Terima kasih atas kritikan dan masukannya.
Ces : kalau mmg ada yg anda duga silahkan laporkan ke ornamen hukum agar tdk nmenjadi fitnah, serta komunikasi berdasar data dan fakta. kita negara hukum dan biarlah hukum yg menjadi panglima . Jangan kita menjustifikasi tanpa melalui proses hukum. Dan kalau memang anda yakin dgn data anda silahkan dilaporkan. Saya mengapresiasi dgn langkah dan komunikasi yg berdasar data dan fakta dan bukan wacana apalagi fitnah.
Terima kasih atas komennya.
Maju terus DPR untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di menakertrans.
Hebat DPR seperti ini, tapi desakan yang disampaikan ADM itu sangan lucu ibarat Maling teriak Maling, gimana kasus2 di Bolmong yang melibatkan Keluarga ADM? kok nda di usut? dari mana duit ADM waktu ikut pencalonan anggota DPR dan Bupati kemarin? ngaca dulu bos baru ngomong.
MANTAP !