Amurang—Keluhan atas Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2012 datang dari para Hukum Tua dan Lurah se-Minsel. Pasalnya, hingga bulan Mei ini belum ada tanda-tanda apakah akan segera disalurkan.
‘’Sudah menjadi keharusan, Pemkab Minsel menyalurkan ADD setiap tahun. Selain itu, ADD sudah tertata di APBD 2012. Namun, kenapa justru sampai bulan Mei ini belum ada tanda-tanda penyaluran atau pencairan dari Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKPAD) Minsel,’’ tanya sejumlah Hukum Tua yang meminta namanya tak ditulis.
Menurutnya, tak hanya ADD yang belum ada tanda-tanda. Tetapi, Tunjangan Jabatan Hukum Tua serta Tunjangan Perangkat Desa belum. Jelas, baik ADD, Tunjangan Jabatan Hukum Tua dan Tunjangan Perangkat Desa sangat penting semuanya. Maka dari itu, kami ingin mempertanyakan sejauh mana kesiapan Pemkab Minsel.
Anggota Komisi I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan DPRD Minsel Tommy Ampow, angkat suara soal ADD bersama tunjangan jabatan kumtua dan tunjangan perangkat desa.
‘’Kalau soal ADD dan lain sebagainya, sesuai data yang kami terima akan segera disalurkan bulan Juni mendatang. Ini sudah sudah pasti dicairkan kepada 160 Hukum Tua dan 10 Kelurahan,’’ jelas Ampow kepada media ini.
Menurutnya, Komisi I bersama eksekutif telah melakukan pertemuan dan mendapat kabar akan segera dicairkan. Hanya saja, bila semua Hukum Tua dan Kelurahan sudah melaporkan pertanggungjawaban melalui LPJ. Kalau LPJ sudah, dan mengetahui BPD serta rekomendasi Inspektorat dipastikan akan langsung dicairkan.
“Sudah pasti akan direalisasikan, sebab ADD kan diperuntukan untuk pembangunan desa. Melalui ADD, pemerintah desa akan maksimal dalam menjalankan tugas-tugas yang ada di desa dan kelurahan,” sebut Ampow dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Senada dikatakan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Minsel Jones Kaseger, SE. Menurut Kaseger, pencairan ADD dan lainnya baru akan disalurkan serentak mulai Juni mendatang. Dan pelalsanaan pencairan ADD menjadi tanggungjawab adalah BPM-PD Minsel.
“Nah, kami sudah serahkan sepenunya ke bagian BPM-PD Minsel. Yang mengatur jadwal, desa mana yang lebih dulu ada pada BPM-PD Minsel. Maka dari itu, kita tunggu saja. Pasti, semuanya akan disalurkan,’’ tegas Kaseger.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPM-PD), Olyvie Lumi, SSTP ketika dikonfirmasi tak berada di kantor. ‘’Maaf, ibu lagi berada diluar daerah. Tepatnya di Surabaya, Jawa Timur. Ibu lagi mengikuti berbagai acara disana. Nanti kami sampaikan kedatangan anda,’’ sebut staf yang meminta namanya tak ditulis. (and)

