Berita Utama

2014, Sekolah Gratis di Kotamobagu Bukan Janji

Djelantik Mokodompit

Kotamobagu – Calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu periode 2013 – 2018 Djelantik Mokodompit dan Rustam Simbala, mengungkapkan salah satu program ke depan jika terpilih kembali adalah menggratiskan biaya sekolah.

“Jika diberikan kesempatan untuk terpilih kembali, salah satu program saya dan pak Rustam, diantaranya adalah menggratiskan biaya sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMU,” tutur Djelantik yang juga incumbent Walikota ini.

Menurutnya, bahwa hal tersebut bukan hanya janji saja, namun bisa terealisasi berdasarkan kalkulasi yang nyata.

“Caranya, anggaran 60 Miliar rupiah setiap tahun di Kotamobagu untuk pembangunan jalan, akan diatur tinggal 30 Miliar saja untuk infrastruktur jalan, serta 6 Miliar rupiah dialokasikan untuk biaya pendidikan gratis. Jika terwujud maka tak ada lagi biaya apapun kepada orang-orang tua siswa,” pungkas Mokodompit. (zmi)

6 tanggapan untuk “2014, Sekolah Gratis di Kotamobagu Bukan Janji”

  1. Saya salut dengan programnya Pak Djelantik. Di Sulut ini kalau tidak salah, baru di Bitung yang menggratiskan SPP. Mudah-mudahan, di Kotamobagu bisa mencontohi Bitung. Saya siap mendukung dan mengawal programnya Pak Djelantik.

  2. makanya lw s srjana jgn cma m b hrap jdi PNS CIPTAKAN LAPANGAN KERJA, pya mandrind brgntung pd pmerintah, jgn tuntut trus apa yg bisa pemerintah kasih buat trg, TAPI pa yg trg bisa kasih buat pemerintah… right………..

  3. “anggaran 60 Miliar rupiah setiap tahun di Kotamobagu untuk pembangunan jalan, akan diatur tinggal 30 Miliar saja untuk infrastruktur jalan, serta 6 Miliar rupiah dialokasikan untuk biaya pendidikan gratis” Jadi untuk anggaran pendidikan menggunakan Mata Anggaran Pembangunan Jalan ? ..wah pantas saja jalan di Kota Kotamobagu banyak lobang dan rusak ! dan ternyata untuk pendidikan gratis tdk ada Mata Anggarannya. Kemudian sisa 24 Miliar untuk apa Pak ?

  4. Ahhhh, coba yg realistis itu program…kalau sekedar menyisihkan 3 miliar untuk program sekolah gratis, bung Djelantik benar2 tidak paham soal masalah pendidikan di daerah yg dia pimpin…Masyarakat dlm berbagai asosiasinya di kotamoagu itu pak Djelantik, bukan butuh biaya gratis sekolah (lagipula ente boleh jamin biaya gratis itu sudah termasuk semuanya yakni pembangunan pagar, pembelian buku, spp, komite sekolah dan tetek bengek lain?)…Yang jadi masalah utama adalah, bagaimana kota kotamobagu bisa menjamin kualitas pendidikan yg baik di daerahnya, sehingga memunculkan sdm (kuantitas) individunya yg bisa bersaing, sehingga para generasi penerus tersebut bisa memajukan ekonomi daerah. Bukan sama dg skarang, hele sarjana nda ada hambak. Paling tinggi bawa bentor, atau jadi tim sukses kandidat, dgn iming2 paling tinggi, “jadi PNS”….

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara