Kota Manado

14 Februari Hari Bersejarah, GPPMP Usulkan Masuk Kurikulum Pendidikan

Apalagi dengan diresmikannya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Presiden Joko Widodo belum lama berselang, peresmian jalan Tol Manado-Bitung yang diskedul Oktober depan, dan pengembangan Pelabuhan ‘Samudera’ Bitung sebagai ‘Indonesia Hub Port’ (IHP).

“Dipastikan, akan semakin meningkatkan minat para investor dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Sulawesi Utara (Sulut), apalagi posisi Sulut di sentrum Pasifik, relatif dekat dengsn pasar global,” kata ,

Sayangnya, demikian Wakil Ketua Tim Satkersus DPD GPPMP Sulut, Herdy Togas, daerah ini sesungguhnya sedang menghadapi krisis ketersediaan energi listrik. “Bayangkan ketersediaan kelistrikan atau kapasitad terpasang kita baru 400 MW, jauh dari kebutuhan minimal sekitar 1.100 MW. Ini harus hisa kita carikan solusinya,” ujar Herdy yang juga Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Kelistrikan Indonesia (Aklindo) Sulut.

Itu sebabnya, dengan menggandeng para pihak yang berkompeten, DPD GPPMP Sulut bersama DPD Aklindo Sulut sepakat menggelar “Diskusi Publik Mengatasi Krisis Listrik Sulut: Solusi Urgen Mendukung Percepatan Investasi & Kesejahteraan Rakyat”, pada Juni 2019 mendatang.

Kemudian ke-9, “Seminar Khusus ttg Pemberdayaan Bank Sulut dan BUMD dalam upaya Pengendalian Harga serta Distribusi Komoditi Kebutuhan Pokok Rakyat”, kerjasama DPD GPPMP Sulut, Biro Perekonomian, Disperindag, Dolog, Bank Sulut, yang sebisanya digelar Juli 2019.

“Ini menjadi sangat penting saat ini, mengingat harga–harga komoditas pokok produksi rakyat Sulut seperti rica, tomat dll sering anjlok, akibat faktor ijon, kalah oleh serbuan rica Gorontalo atau tomat NTB. Seyogianya ada atensi Bank Sulut mengatasi ijon, juga kita butuh BUMD yang dapat berfungi menampung hasil produksi petani, termasuk pentingnya keberanian regulator dalam mengendalikan distribusi (terutama dari luar), agar harga komoditas kita terkendali,. Tegasnya kita harus bela kepentingan petani kita,” ujar Wakil Ketua Tim Satkersus Sulut, Ferry Keintjem.

Forum bersama senior

Ketiga, demikian Jeffrey melanjutkan, berupa warna sari atau kapita selekta, tentang urusan dinamisasi kehidupan organisasi, di antaranya ihwal pelaksanaan Rakerda per tahun, Rapat Pengurus Harian (Ketua bersama Wakil-wakil Ketua, Sekretaris, para Wasek, Bendahara dan Wabend) secara bulanan, Rapat Pleno (Pengurus Harian plus Biro-biro) per tiga bulan, Doa Syukur Bulanan, Forum Bersama (Forbes) seluruh fungsionaris Pengurus DPD GPPMP Sulut dengan para senior (Wanhat, Wanbin, Pinisepuh/Wanhor) enam bulanan.

Selain itu, pengangkatan Pjs Ketua DPD GPPMP Sulut, Ferry Rende dan Ketua Harian, Renata Ticonuwu, Penyempurnaan Struktur DPD GPPMP Sulut dan seluruh DPC GPPMP se-Sulut, pendirian minimal lima Kompi Komando Penegak Merah Putih (Kogamtih), yakni satu kompi 100 personel, pembentukan Pengurus Kecamatan hingga desa dan kelurahan (hingga level basis), penyesuaian ‘job description’ berdasarkan AD/ART, Pembentukan Tim-tim Kerja (Timker) sesuai program aksi (PA), juga Penunjukan Tim Gabungan DPP bersama DPD GPPMP Sulut untuk Pendirian ITF.

Pertemuan itu kemudian diwarnai ‘sharing’ dengan seluruh peserta serta mendengarkan penyampaian beberapa urusan teknis organisasi oleh Pjs Ketua DPD GPPMP Sulut dan Ketua Harian, dengan dimoderatori Wasek DPD GPPMP Sulut, bung Heinrich Warouw.

Berikut para peserta dan kontributor konsolidasi GPPMP Sulut di Kobong “Tu’ur Wowis” tersebut:

Ketum DPP GPPMP, Jeffrey Rawis, Pjs Ketua DPD GPPMP Sulut, Ferry Rende, Ketua Harian DPD GPPMP Sulut, Renata Ticonuwu, Wakil Sekretaris (Wasek), Heinrich Warouw, dua Wakil Ketua Tim Satkersus DPD GPPMP Sulut, Herdie Togas dan Ferry Keintjem.

Selanjutnya, Ketua DPC GPPMP Minahasa, Jemmy R Saerang bersama Sekretarisnya, Servy Rawis, Ketua DPC GPPMP Tomohon, Juddie Turambi, Ketua DPC GPPMP Manado, Sonny Pangkey dan Sekretarisnya.

Berikutnya, Wakil Ketua (Waket) DPD GPPMP Sulut, masing-masing, Bode Talumewo, Christian Rawis dan Lucky Ch Sanger. Juga para Wasek DPD GPPMP Sulut, yakni Nova Wowor, Albert Tewu, Denny Rompas dan Stenly Pakasi.

Sejumlah fungsionaris juga memberi kontribusi pemikiran kendati berhalangan hadir, yakni Ketua Tim Satkersus DPD GPPMP Sulut, Inyo Rumondor, para Wakil Ketua, yakni Rizal Layuck dan Benny Kalonta, serta Wasek Tim Satkersus DPD GPPMP Sulut, Fanny Waworundeng.

Selain itu para Waket DPD GPPMP Sulut, yaitu Voucke Lontaan, Steven Voges, dan jajaran Wasek seperti Lidya Rangingisan, Deddy Roeroe, Bob Kamagi, Haris Vandersloot, serta Wakil Bendahara DPD GPPMP Sulut, Nixon Lowing.

Dari lingkup DPC GPPMP yang juga mendukung, ada Ketua DPC GPPMP Talaud, Mochtar Parapaga, Ketua (Non Aktif) DPC GPPMP Bitung, Iten Kojongian dan Pjs Ketua, Peter Manusama dan Wakil Ketuanya, James Lumenta. Berikutnya Ketua DPC GPPMP Mitra, Joody Bolung, Wakil Ketua DPC GPPMP Minsel, Mariano Kani dan Sekreetaris, Andries Pattyranie, serta Ketua DPC GPPMP Minut, Mark L Wantania.

(***/rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara