
Penulis: Frangki Wullur I Tomohon
Zano Wailan (air Wailan) adalah salah satu dari tiga sumber mata air yang ada di negeri Wailan dan diyakini memiliki hubungan erat dengan peristiwa iman pada tahun 1901.
Minggu (3/5/2026) umat Katolik Stasi St. Antonius dari Padua Wailan Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen merayakan momentum bersejarah 125 tahun pembaptisan pertama umat Katolik di negeri Wailan yang terukir pada 1 Mei 1901 oleh Pater Petrus Antonius Wintjes SJ.
Perayaan sukacita ini dipimpin langsung oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.
Bagian awal dari rangkaian perayaan ini adalah Uskup Rolly Untuk, Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen RD. Noldy Karamoy dan seluruh umat menggelar doa di lokasi Zano Wailan.
Di tempat ini Uskup Rolly Untu menancapkan Salib Yubileum 125 Tahun Pembaptisan Pertama umat Katolik di Negeri Wailan pada sumber mata air Zano Wailan.
Setelah itu mengarak Salib Yubileum 125 Tahun Pembaptisan Pertama umat Katolik di Negeri Wailan ke lokasi perayaan bersama seluruh umat, mulai dari anak-anak hingga orangtua.
Sumber akurat dari catatan pembaptisan di Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen mencatat ada empat orang umat yang dibaptis yaitu Simon Mandagi, Simon Goni, Hermanus Rumondor dan Albertina Sapela Ponamon.
Selain dari hanya Hermanus Rumondor yang menerima baptisan bayi, sedangkan sisanya adalah baptisan dewasa.
Uskup Rolly Untu sendiri mengajak umat Katolik Stasi Wailan untuk menjadikan perayaan tersebut bukan sekekdar pengingat peristiwa bersejarah di masa lalu, namun juga sebagai batu loncatan untuk terus menghidupi semangat iman para pionir di negeri Wailan.
“Kita bersyukur kepada Tuhan atas peristiwa iman ini. Bukan kebetulan juga di negeri Wailan ini memiliki warisan iman dari umat Katolik perdana yaitu beberapa imam asli dari tempat dimana kita merayakan momentum bersejarah ini. Semoga dengan semangat Yubileum 125 Tahun Pembaptisan Pertama umat Katolik di Negeri Wailan ini, panggilan untuk menjadi imam terus berkumandang dan menghasilkan buah,” harap Uskup Rolly Untu.
Semetnara itu, Ketua Stasi St. Antonius dari Padua Wailan Hendrik Kahuweka menyampaikan terima kasih atas kerja keras panitia bersama seuluh umat yang telah memeprsiapkan segala sesuatu hingga seluruh rangkaian acaranya boleh terlaksana dengan baik dan lancar.
“Mari kita terus berjalan bersama untuk tetap menghidupkan semangat iman umat Katolik perdana di Negeri Wailan ini sebagai warisan iman yang akan terus berkembang dan berbuah. Proficiat untuk kita semua,” katanya.
