Opini

YSK-Victory: Pemimpin Perubahan, Bukan Pencitraan

Sehingga bagi saya, kepala daerah YSK-Victory tak perlu takut mengambil keputusan demi perubahan baik, asalkan dengan perhitungan yang matang.

Tidak melawan hukum dan tidak ada benturan kepentingan, serta tidak menguntungkan pribadi atau afiliasinya seperti yang dimainkan kepala daerah sebelumnya yang sarat dengan kepentingan kelompok dan pribadi.

Menjadi kepala daerah dibutuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab pada masyarakat, sehingga ia akan merasa segan dan malu jika tidak bisa memimpin dengan baik.

Integritas dan kompetensi seorang kepala daerah tercermin dari rekam jejak yang natural dan spontan, bukan karena suatu pencitraan dan YSK-Victory harus jauh pemimpin pencitraan itu.

Masyarakat Sulut membutuhkan kepemimpinan yang jujur dan sederhana, serta menjadi tolok ukur bagi rakyat untuk selalu berharap YSK-Victory benar-benar menjadi pemimpin perubahan dengan harapan pemimpin yang bisa membuktikan janjinya.

Sehingga YSK-Victory menjadi pemimpin yang mampu melakukan perubahan di tengah masyarakat, dan akan tercatat sebagai sosok mumpuni dan layak mendapat kepercayaan lebih luas di tingkat nasional.

Kecerdasan dan terobosan yang diciptakan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi berikutnya dalam membangun daerah.

Semoga.

(*)

Penulis adalah seorang Praktisi Hukum

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara