Manado – Sebanyak 87 kelurahan di Manado mendapat bantuan dana melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri 2012. “Tahun ini semua kelurahan di Manado mendapatkan bantuan program tersebut, yang berbeda adalah besaran jumlah dana yang diterima,” kata Kepala Sub Bidang Fasilitasi Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Manado Edwin Zougira, Rabu (20/6).
Ia mengatakan, alokasi dana untuk setiap kelurahan bervariasi antara Rp30-Rp90 juta yang harus digunakan untuk tiga program membangun kelurahan, yakni teknis, ekonomi dan sosial. “Dengan pembagian dana seperti ini, Manado mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp4,86 miliar pada 2012,” kata Zougira.
Ia menjelaskan, dalam PNPM mandiri itu Pemerintah Kota Manado diwajibkan menyediakan dana perimbangan sekitar 5-8 persen untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurut Zougira, untuk mendukung pelaksanaan PNPM mandiri ini, Pemkot Manado menyiapkan dana sebesar Rp500 juta dalam APBD 2012, serta pendamping untuk pelaksanaan program.
“PNPM mandiri sama sekali tidak tumpang tindih dengan program unggulan Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL) Mapaluse, tetapi bersinergi sehingga bisa saling melengkapi,” kata Zougira. Berdasarkan surat Dirjen Cipta Karya Nomor KU-01-01-CB/551 tanggal 29 Februari 2012, Kecamatan Malalayang mendapat alokasi dana PNPM mandiri sebesar Rp390 juta, Sario Rp210 juta, Wanea Rp510 juta, dan Wenang Rp450 juta.”Selain itu Tikala Rp 630juta, Mapanget Rp770 juta, Singkil Rp650 juta, Tuminting Rp640 juta dan Bunaken R570 juta,” katanya.(dan)
