
Bitung – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bitung menggelar aksi damai terkait lambannya Pemkot mengumumkan Tenaga Harian Lepas (THL), Selasa (14/6/2016).
Aksi itu digelar di Pusat Kota Bitung yang diikuti puluhan kader GMNI Kota Bitung.
“Kami prihatin dengan masib ribuan THL yang digantung Pemkot dari bulan April dan hingga kini tak ada kejelasan,” kata koordinator aksi, Martin Sompotan.
Martin mempertanyakan alasan Pemkot menggantung nasib ribuan THL itu, padahal dalam APBD sudah tertata anggarannya.
“Sampai kapan dan apa alasan Pemkot belum mengumumkan hasil perekrutan THL. Selama ini Pemkot tak memberikan alasan jelas selain meminta bersabar dan menunggu,” katanya.
Selain masalah THL, isu lain yang diangkat dalam aksi itu kata Martin adalah tuntutan transparansi dan pertanggung jawaban kepada rakyat hasil dari perjalanan dinas.
“Hampir setiap hari ada saja pejabat yang keluar daerah melakukan perjalanan dinas, bahkan keluar negeri. Nah kami tuntut hasilnya, jangan-jangan perjalanan dinas hanya dijadikan sarana untuk jalan-jalan,” katanya.
Isu lainnya yang diangkat GMNI adalah menindak yegas ASN yang memakai narkoba dan mengutuk keras tindakan aparat terhadap sesama organisasi Cipayung dalam hal ini GMKI Manado.(abinenobm)
