
MANADO – Iklan Gubernur Sulawesi Utara DR. SH Sarundajang di salah satu media elektronik daerah yang mengatakan bahwa, ada salah satu media cetak yang terbaik di Sulut menuai kritik dari Pengamat Ekonomi Gerdi Worang.
Kepada Beritamanado, Worang mengatakan bahwa sebagai seorang Pejabat Negara seharausnya Gubernur tidak sepantasnya melakukan hal tersebut.
“Sebagai seorang Pejabat Negara apalagi seorang Gubernur Sulawesi Utara tidak selayaknya mengeluarkan pendapat tersebut, yang mengatakan hanya salah satu media yang terkenal dan terpercaya di Sulut,” kata Worang, pagi tadi.
Worang yang merupakan staff pengajar di Fakultas Ekonomi Unsrat ini lebih lanjut mengatakan, bahwa pernyataan Gubernur Sulut, sekalipun hanya melalui iklan, merupakan tindakan yang sangat tidak etis.
“Pernyataan yang kontroversi tersebut tidak etis diberikan oleh seorang Gubernur Sulut, sekalipun hanya dalam bentuk iklan,” lanjutnya.
“Kalaupun mengatakan seperti itu, seharusnya tidak hanya pada satu media saja, melainkan keseluruhan media yang ada di Sulut,” tutup kandidat Doktor Ekonomi di salah satu Universitas di Australia ini. (gn)

@Gerdi,
Hi bro, luv your comments. Seseorang yg tidak bisa terima kritik, sebaiknya jangan bersosialisasi. Soal iklan: hukum ekonomi berlaku, the highest bidder always win.
@Kiki : Ho Ho Ho !!! Dahsyat fren
tabea,
terima kasih kepada pemberi response. @komentator n brur john: you are right. pastiada dia pe take and give stow kang…ha3. tapi itu kj. Pa Gub mungkin tdk sadar bahwa sbg pejabat negara sebaiknya tidak menjadi model iklan. hal ini kan bisa diperbaiki dgn cara menghentikan iklan itu di media.
@inglybedi, he3 ini kan buat kritik kepada setiap pemimpin torang pe daerah. tidak ada Gubernur di dunia di negara2 (maju) yg menjadi model iklan. kalo jd model iklan , maka mekanisme chcek and balance tdk berjalan. that’s not a good government b\governance. @kiki, yah coba kalo begitu nda dapa lia bagus toh…salam bae
@john : bgmn kalo torang usul di koran yg ja bilang itu, SHS sbg Ayah dan Pria Teladan>>>
Hati2 bung gerdi dengan setiap kritikan saudara. Apalagi banyak yg sudah menjadi korban…..
Cari dang koran mana yang selalu depe judul:
“SHS capai …”
“SHS memperoleh …”
“SHS memenangkan …”
“SHS diproyeksi …”
“There’s no such thing as a free lunch”….
Masak Gerdi lupa itu? ;);)