
Manado – Peningkatan kunjungan wisatawan asing tak dipungkiri dapat meningkatkan roda perekonomian di Sulawesi Utara.
Meski begitu diingatkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara, Charles Himler Ngili, pada Sarasehan Anti Narkoba di Kantor BNN Sulut, Rabu (9/11/2016) sore, peningkatan kunjungan wisatawan asing perlu diwaspadai.
“Kita juga perlu mewaspadai banyaknya wisatawan asing yang masuk karena berpotensi dimanfaatkan oleh para bandar untuk memasukkan dan mengedarkan narkoba di Indonesia terutama Sulawesi Utara,” terang Charles Himler Ngili.
Untuk itu lanjut Charles Himler Ngili, BNN terus melakukan pemetaan dan strategi dalam penanganan dan penanggulangan peredaran narkoba.
“Termasuk pengumpulan data, informasi, penindakan dan pengejaran. Pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kapasitas masyarakat di lingkungan kerja, pendidikan, kota dan desa melahirkan pelopor anti narkoba di lingkungan masing-masing,” jelas Charles Himler pada sarasehan yang dihadiri tokoh masyarakat dan puluhan wartawan ini. (jerrypalohoon)
