Ratahan – Terjadinya bencana banjir bandang di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) beberapa waktu lalu, mulai meresahkan warga yang ada di ibu kota Ratahan. Pasalnya warga mengakui jika sudah sepekan ini kesulitan memperoleh air bersih.
Diungkapkan Alfendy Rayo, warga Kelurahan Wawali Pasan, sudah seminggu pasca terjadinya bencana, air bersih tak juga kunjung dinikmati.
“Memang sejak kejadian bencana, sampai saat ini kami tak menikmati air bersih,” katanya.
Padahal kata dia, ketersediaan air bersih tentu sangat diperlukan warga. Apalagi setelah terjadinya bencana. Imbasnya warga harus mencari sumber air bersih yang letaknya agak jauh dari pemukiman penduduk.
“Gara-gara tidak air bersih sehingga kami harus bersusah paya mencari air itu meski jauh,” semburnya. (Rulan Sandag)
