Minut

Warga Putus Sekolah Bisa Dapat Ijazah Setara SD dan SMP

Airmadidi – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minut, melaksanakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di tiga kecamatan.

Drs Maximelian Tapada, Kadis Dikpora, mengatakan PKBM menggunakan kurikulum, namun lebih banyak praktek keterampilan. “Peserta KBM tak membatasi umur, dengan PKBM masyarakat bisa mendapat ijazah setara SD dan SMP,” jelas Tapada.

Pelaksanaan PKBM akan di lakukan di Kecamatan Kema, Likupang Barat dan Wori. Dalam waktu dekat segera dilaksanakan, mengingat ATK sudah di salurkan, dan buku baru tiba di Jakarta untuk di kirim ke Minut. “Minggu depan diharapkan sudah jalan,” ujar Tapada.

Menurutnya, kegiatan menggunakan dua paket, yaitu Paket A dan Paket B. “Lama belajar satu tahun,” kata Tapada.

Praktek yang dilakukan, berbeda sesuai kecamatan. Untuk Likupang Barat, bergerak ke Pertanian, yaitu pengolahan Bawang Merah dan Ketimun.

“Bantuan Rp 170 juta dari Basics Cida, juga ada peralatan pompa dan bak air yang langsung di kebun, dengan lahan sekitar 2 hektare, ada yang di darat dan di kepulauan,” jelas Tapada.

Sementara untuk Kecamatan Kema dilakukan PKBM untuk pengasapan ikan dan dibuatkan abon ikan. Sedangkan untuk Kecamatan Wori, PKBM membuat kerepek pisang.

“Hasilnya bisa di jual, dan uang bisa dipakai untuk biaya ujian mereka,” kata Tapada.

Ditambahkannya, ada 30 tenaga pengajar untuk PKBM, masing-masing 10 pengajar di tiap kecamatan. (robin tanauma)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara