Mitra – Buntut akan kekecewaan hasil pemilihan hukum tua (pilhut) Desa Morea Satu, beberapa waktu lalu. Ratusan masa pendukung calon hukum tua nomor urut 3, Regen Yusuf Pantow hari ini, Senin (9/12) menggelar aksi demo damai di kantor bupati Mitra, kelurahan Wawali, Pasan, Ratahan.
“Saat ini rombongan masyarakat Desa Morea Satu dalam perjalan menuju kantor bupati. Aksi demo damai kali ini, tak lain untuk meminta bupati tidak secepatnya mengeluarkan SK kepada calon yang terpilih, sekaligus mempertimbangan akan berbagai kecurangan yang terjadi saat pelaksanaan Pilhut lalu,” ujar ketua tim pemenangan RYP, Molet Anggoronggang.
Lanjut diungkapkannya, bahwa aksi demo damai ini sebenarnya tidak akan dilakukan pihaknya jika dalam pemilihan lalu tidak terkuak aksi kecurangan oleh calon incumbent (calon terpilih, red). “Secara dewasa kami dari tim pemenangan dan juga calon bapak Regen Pantow, sudah menerima secara dewasa akan hasil perhitungan suara. Dimana dalam perhitungan, incaumbent unggul dua suara dari calon kami,” ungkapnya.
Hanya saja, lanjut Anggoronggang yang jadi persoalan, satu jam sesudah pemilihan dilangsungkan, muncul sejumlah warga dengan barang bukti uang dan beras dalam karong yang tak lain pemberian dari calon terpilih. “Saat menyerahkan beras dan uang pecahan 50 ribu, menurut pengakuan warga mereka dipaksa untuk memilih calon tersebut. Disinilah kita menuntut agar bupati dapat sebijak-bijaknya menyikapi masalah ini,” pungkasnya.(dul)
