KOTAMOBAGU – Sebagian warga Kota Kotamobagu menyesalkan sikap Pemkot Kotamobagu, yang terburu-buru dalam hal pemagaran Pasar Serasi. Mereka menilai kebijakan Pemkot Kotamobagu sangat disayangkan karena tidak sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini mengingat memasuki Natal dan Tahun Baru 2012, masih banyak warga yang berbelanja di Pasar tersebut.
Salah seorang ibu rumah tangga yang enggan namanya ditulis mengatakan “Penggusuran pasar salah momen mengingat tak lama lagi Natal dan tahun Baru 2012. Baiknya ditunda dulu, mengingat masih banyak warga yang berbelanja di situ” ucapnya.
Lain halnya dengan seorang warga kelurahan Matali bernama Affandi Tanjung, yang menganggap Kebijakan Pemkot Kotamobagu memaksakan pemagaran adalah mengabaikan kepentingan masyarakat kecil dan bisa menimbulkan masalah baru.
“Ini menyengsarakan rakyat, pedagang kecil biasanya pendapatannya meningkat menjelang hari raya seperti ini, kalau pasar dipagari mereka dapat untung dari mana” ketusnya.
Ia juga meminta Pemkot Kotamobagu untuk tidak semena-mena melakukan pemagaran. Menurutnya juga, banyak cara lain yang lebih baik jika dilakukan Pemkot selain pemagaran paksa. “Jangan terkesan arogan, mengandalkan power sebagai pemerintah lantas seenaknya, pemkot harus lakukan pendekatan secara baik – baik, jika pedagang menolak tidak ada jalan lain selain mencari lokasi baru untuk relokasi” tukas Affandi. (zumi)

