
Wali Kota Bitung Hengky Honandar secara resmi membuka kegiatan pelatihan pengembangan di bidang teknologi Informasi melalui program Digital Talent Scholarship (DTS).
Bitung — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengembangan di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) bertema Government Transformation Academy (GTA) dan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Selasa (10/3/2026) bertempat di Ruang S.H. Sarundajang Kantor Wali Kota.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPSDM Komunikasi dan Digital Manado Arsyad bersama jajaran, para Asisten Setda Kota Bitung, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung beserta jajaran, para widyaiswara, serta para undangan serta peserta pelatihan.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, khususnya BPSDM Komdigri dan BPSDM Komdigri Manado, yang telah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung menghadirkan program strategis ini.
Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan aparatur yang kompeten dan profesional menghadapi tantangan era digital.“Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi bukan lagi sekadar pilihan, tetapi kebutuhan utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Kota Bitung dengan Badan Pengembangan SDM Kementerian Komdigri. Kesepakatan ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan hari ini, tetapi berlanjut dalam berbagai program pengembangan kapasitas SDM di masa mendatang.
Plt. Kepala Dinas Informatika dan Komunikasi, Altin Abraham Tumengkol mengatakan bahwa pelatihan ini penting sebagai bekal bagi ASN.” Di Sulut pelatihan ini yang pertama, sehingga kami merasa terhormat dengan kepercayaan Kementerian Komdigi,” ujarnya.
Ia menambahkan peningkatan kompetensi digital aparatur merupakan bagian penting dalam mendukung visi “Harmonisasi Menuju Bitung Maju.” Dengan penguasaan teknologi digital, kualitas pelayanan publik diyakini akan semakin meningkat.
“Kami berharap melalui pelatihan ini lahir aparatur yang memiliki semangat inovasi, kreativitas, serta kemampuan digital yang kuat,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi momentum nyata untuk memperkuat kapasitas aparatur sekaligus mendorong pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan.
