
Manado – Walikota Manado Vicky Lumentut dan Wawali Mor Dominus Bastiaan menegaskan semua wartawan yang meliput di Pemkot Manado, statusnya sama. Keduanya juga kompak membantah ada komunitas wartawan khusus yang dibentuk mereka.
“Nyanda ada itu. Semua sama. Dari dulu saya tidak pernah membeda-bedakan wartawan. Bahkan sejak masa kampanye, semua dirangkul,” tegas Wawali Mor Bastiaan ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/05) siang tadi.
Mor mengatakan wartawan yang meliput di kantor walikota merupakan mitra kerja pemerintah dalam rangka mensosialisasikan program-program serta kegiatan pemerintah kota. Karenanya, wartawan bebas untuk mencari, mengumpul serta mengolah data untuk dikemas menjadi sebuah berita atau informasi yang layak dikonsumsi publik.
“Bebas tapi tentunya beretika. Silakan melakukan tugas-tugas jurnalistik di Pemkot Manado, sesuai dengan fungsi dan kode etik wartawan,” kata Mor.
Sebelumnya juga, Walikota Vicky Lumentut mengatakan bahwa dirinya tidak pernah membentuk komunitas wartawan khusus di pemkot. Dia mengaku welcome untuk semua wartawan yang ingin menjadi mitra kerja pemerintah.
“Saya terbuka untuk siapa saja yang ingin mendapatkan berita dari walikota atau berita-berita pemkot. Ayo silakan. Tidak ada yang harus diistimewakan,” seloroh walikota kepada wartawan di Manado, belum lama ini.
Hanya saja walikota visioner ini mengajak wartawan atau perusahaan media yang hendak bermitra di pemkot, agar terlebih dulu berkoordinasi dengan bagian humas. Sebab tupoksi kemitraan antara insan pers dan pemerintah, ada di instansi tersebut.
“Mari kawal pemerintahan ini, kritik bila kami keliru dan sosialisasikan program-program milik pemerintah ke masyarakat luas, baik program yang sudah berjalan maupun program yang baru digagas. Wartawan adalah mitra kerja pemerintah,” tukas Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Selurub Indonesia ini. (leriandokambey)
