
MANADO – Senin (12/9) lalu, Universitas Sam ratulangi bak menjadi perhatian seluruh masyarakat Sulut. Pasanya, Unsrat kedatangan tamu Menteri Pendidikan Prof DR Ir Mohammad Nuh DEA.
Dalam pertemuannya secara langsung untuk pertama kali di Unsrat, dia mengharapkan agar Unsrat tetap menpertahankan integritas sebagai universitas negeri unggulan di Sulut.
Namun ada hal yang menarik pada saat pertemuan tersebut dimana pihak pimpinan Unsrat secara serentak didemo oleh sebagian mahasiswa yang menamakan kelompoknya mahasiswa pembawa perubahan. Namun sayang apa yang diharapkan oleh pendemo tidak seperti yang diharapkan sebab aksi mereka langsung dijegal oleh barikade polisi dan security Unsrat.
“Kami kecewa karena mimbar bebas, mimbar akademik di Unsrat tidak dilindungi,” tutur salah satu pendemo. Bersamaan dengan itu Angga yang merupakan salah satu pendemo mengatakan bahwa kemerdekaan berpendapat di Unsrat tidak ada lagi.
“Kemerdekaan menyampaikan pendapat kan dijamin oleh Undang-undang. Namun sayangnya di Unsrat tidak ada,” kesalnya. (gn)

Semangat…………………………………..