
Langowan, BeritaManado.com — Mengakhiri bulam Ramadhan dengan berpuasa selama 30 hari, umat Islam di Kabupaten Minahasa termasuk Langowan siap merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020) besok.
Namun ada yang berbeda pada Idul Fitri tahun 2020 ini, dimana sama halnya selama bulan puasa yang tidak ada sholat tarawih berjamaah di masjid, demikian juga tidak ada sholat ied berjamaah besok hari.
Imam Masjid Baiturahman Amongena Satu Arifin Lamsu kepada BeritaManado.com, Sabtu (23/5/2020) malam mengatakan bahwa meski situasi tidak seperti biasanya, namun umat Islam di Langowan pada umumnya siap merayakan kemenangan.
“Seperti ada sesuatu yang hilang dalam tradisi umat Islam, baik selama bulan Ramadhan maupun Idul Fitri. Tidak ada kumpul-kumpul selain anggota keluarga di dalam satu rumah. Demikian juga dengan tradisi ziarah makam, untuk tahun ini tidak ada anjuran. Semuanya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” jelas Imam Arifin Lamsu.
Ditambahkannya, mengenai perayaan Idul Fitri tahun 2020 ini pihaknya tetap berkomitmen untuk tetap mentaati himbauan pemerintah, disamping himbauan-himbauan secara internal dari organisasi keagamaan yang ada.

Pada bagian lain, Keluarga Latif – Iskandar juga merasakan sesuatu yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tidak juga tradisi malam takbiran.
“Biar bagaimamapun, kenyataan tahun ini harus diterima. Sebagai umat beriman, kita aminkan saja bahwa masa Pandemi COVID-19 ini menjadi bagian dari ujian ketaatan iman bagi umat Islam yang ada,” ungkapnya.
(Frangki Wullur)
