Bisnis dan Ekonomi

Uji Kesiapsiagaan Darurat, Bandara Sam Ratulangi Simulasikan Kecelakaan Pesawat dan Ancaman Bom

Tidak hanya menguji penanganan saat keadaan darurat, latihan ini juga menguji penanganan pascakejadian melalui simulasi greeters and meeters bagi keluarga korban serta media handling exercise guna memastikan penyampaian informasi kepada publik berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

CEO Region V Angkasa Pura Indonesia, Handy Heryudhitiawan, menyampaikan bahwa latihan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi di lingkungan bandar udara.

“Sebagai pengelola bandara, kami harus selalu siap dalam setiap kondisi demi memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa bandara. Untuk itu, kami perlu mempersiapkan solusi dalam menghadapi berbagai permasalahan serta risiko yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan pengguna jasa. Salah satu solusinya melalui pelaksanaan latihan ini sebagai wujud sinergi yang kuat antara Angkasa Pura Indonesia dan para pemangku kepentingan dalam menanggulangi keadaan darurat,” ujarnya.

Handy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan stakeholder yang telah berpartisipasi serta memberikan dukungan atas terselenggaranya latihan tersebut.

Sementara itu, General Manager InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menegaskan pihaknya tetap memastikan pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal selama latihan berlangsung.

“Kami memastikan kegiatan operasional Bandara Sam Ratulangi Manado tidak terganggu selama jalannya latihan karena telah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder bandara. Kami berharap melalui latihan ini, alur koordinasi antarstakeholder semakin matang serta dapat menguji kesiapan prosedur, peralatan, dan personel dalam penanganan kondisi darurat,” katanya. (***)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara