Manado – Kekalahan incumbent walikota Djelantik Mokodompit pada Pilkada Kotamobagu hasil perhitungan sementara cukup mengejutkan. Menurut pengamat politik Taufik Tumbelaka, penyebab kekalahan incumbent kepala daerah disebabkan banyak faktor salah-satunya isu ketidakharmonisan kepala daerah.
“Faktor kekalahan incumbent walikota/bupati atau gubernur itu banyak. Tapi yang tidak boleh diremehkan adalah isu ketidakharmonisan atau keretakan antara kepala daerah dan wakilnya. Jika isu yang berkembang positif akan menguntungkan papan satu. Itu juga akan berlaku sebaliknya,” tukas Tumbelaka, Selasa (25/6).
Untuk kasus Pilkada Kotamobagu tambah mantan aktifis UGM ini isu ketidakharmonisan kepala daerah ternyata memberikan keuntungan kepada incumbent wakil walikota Tatong Bara. Hampir sama juga terjadi di Minahasa Tenggara. “Di Mitra yang diuntungkan calon alternatif yaitu James Sumendap. Intinya isu ketidakharmonisan kepala daerah lebih banyak akan merugikan incumbent papan satu,” ungkapnya. (Jerry)
