AMURANG–Penantian Pegawai Negeri Sipil (PNS) Minahasa Selatan supaya mendapat Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) segera direalisasikan. Namun, sampai tanggal 13 Desember 2012 belum ada tanda-tanda realisasi. Padahal, pernyataan Bupati Tetty Paruntu akan memperjuangkan biar hanya bulan Desember saja.
‘’Harusnya, TTP PNS secepatnya direalisasi. Sebab, keperluan PNS menjelang Natal dan Tahun Baru sangat tinggi. Maka dari itu, Pemkab Minsel segera meminimalisir pencairannya. Sebab, kami sangat berharap segera direalisasikan,’’ ujar sejumlah PNS yang meminta namanya tak dimediakan.
Menurut PNS, kalaupun PNS Minsel tak juga mendapat TTP, maka mereka siap hengkang ke kabupaten/kota lain di Sulut. Sebab, daerah lain di Sulut justru ada TTP. Namun, kenapa Minsel tak ada. Ini menjadi pertanyaan mereka.
”Jika hak kami juga belum terealisasi, maka kami akan hengkang ke daerah lain. Sebab, Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) dan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Maka kami sebagai PNS terpaksa harus hengkang dan keluar Minsel. Ini alasan kuat, sebab pemerintah Minsel mulai tidak memperhatikan hak PNS,’’ tambah PNS yang mewanti-wanti untuk tak ditulis namanya.
Lebih miris lagi, sejak bulan Juni TTP PNS Minsel tak lagi diberikan. Padahal, tertata di APBD berjalan. Dan usulan bupati Tetty Paruntu, bulan Desember akan cair. Tapi, herannya kabupaten/kota lain sudah dibayar. Sedangkan Minsel belum ada tanda-tanda kejelasan.
Plh Kepala Dinas Pengelolah Keuangan Pendapatan Aset Daerag Drs Efer Poluakan ketika dikonfirmasi belum berhasil. ‘’Bapak lagi makan siang. Nanti anda kembali ulang,’’ ungkap salah satu staf yang tak mau sebut namanya. (ape)
