Internasional

Trump Perintahkan Tunda Serangan ke Iran, Buka Jendela Diplomatik

Unggahan Presiden AS Donald Trump di Truth Social
Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di Truth Social yang mengumumkan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. (Foto: @realDonaldTrump/Truth Social)

Penulis: Tim Redaksi

Dalam unggahan huruf kapital yang langsung menjadi perhatian dunia, Trump menyatakan kedua negara telah menggelar pembicaraan yang ia sebut “sangat baik dan produktif.”

“Saya dengan senang melaporkan bahwa Amerika Serikat dan negara Iran telah melakukan, selama dua hari terakhir, percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai resolusi penuh dan menyeluruh atas permusuhan kami di Timur Tengah,” tulis Trump.

Berdasarkan perkembangan itu, Trump langsung memerintahkan jajaran militernya untuk menahan diri.

“Saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama periode lima hari, tergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung,” lanjutnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan seluruh serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari. Pengumuman mengejutkan itu disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social, pada Senin (23/3/2026), hanya beberapa jam sebelum tenggat ultimatum 48 jam kepada Iran berakhir.

Witkoff dan Kushner Terlibat Langsung

Kepada wartawan di Palm Beach, Florida, Trump mengungkapkan bahwa utusan khusus Steve Witkoff dan menantunya, Jared Kushner, telah melakukan pembicaraan langsung dengan pejabat senior Iran pada Minggu malam.

“Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Kami pun ingin membuat kesepakatan,” kata Trump. Ia mengklaim telah tercapai “poin-poin kesepakatan besar,” termasuk jaminan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.

Trump menyebut pihak Iran yang ditemui adalah sosok yang “paling dihormati,” namun menolak menyebut namanya dengan alasan keselamatan. Sumber dari Israel mengindikasikan bahwa Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang menjadi mitra bicara dalam negosiasi tersebut.

Pasar Global Langsung Bergejolak

Pengumuman Trump langsung mengguncang pasar keuangan global. Harga saham AS melonjak sementara harga minyak dunia anjlok tajam, seiring harapan investor bahwa blokade Selat Hormuz — jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen suplai energi dunia — segera berakhir.

Perang AS-Iran kini telah memasuki minggu keempat. Jendela diplomatik lima hari yang dibuka Trump ini menjadi taruhan besar: apakah gencatan senjata permanen bisa tercapai, atau eskalasi baru akan kembali tak terelakkan.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara