
MANADO – Dalam rangka sosialisasi perkemahan raya Pemuda KGPM di Amurang, 27 Juni – 2 Juli 2011 di Amurang, Komisi Pemuda-Remaja Pucuk Pimpinan (KPR-PP) menyambangi kantor Harian Tribun Manado, grup Kompas Gramedia di Kairagi, Manado, Jumat (17/6) sore tadi.
Rombongan KPR dipimpin ketua Pnt Steven Lintong ST, sekretaris Charles Lepart, Levi Kolonio, Jerry Palohoon, Raumanen Keles, Quin Simatauw dan Harland Tumuju, diterima sangat ramah oleh Pemred Tribun Manado, Richard Nainggolan.
Pertemuan yang berlangsung penuh kekerabatan ini, Ketua KPR Pnt Steven Lintong, menjelaskan panjang lebar perihal persiapan serta agenda kegiatan perkemahan termasuk dukungan terhadap media Tribun Manado atas penyebaran informasi terutama menyangkut kegiatan yang bersifat kemanusiaan dan kerohanian di Sulawesi Utara.
“Media sebagai sumber informasi sangat diperlukan dalam dinamika kehidupan umat beragama. Tribun Manado telah mengambil peran positif dalam penyebaran informasi di daerah ini,” ujar Lintong.
Pemred Tribun Manado, Richard Nainggolan mengucapkan terima-kasih atas dukungan semua pihak utamanya warga gereja termasuk pemuda KGPM atas sukses beberapa kegiatan termasuk pelatihan jurnalistik di Manado dan Minahasa Tenggara lalu.
“Terima-kasih untuk kerja-sama yang baik yang sudah terjalin selama ini. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan semoga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat utamanya pemahaman dan pengetahuan tentang jurnalistik,” tukas pria murah senyum ini.
Lanjut Nainggolan, media cetak Tribun Manado sangat mendukung setiap kegiatan kreatif pemuda seperti seminar-seminar kepemudaan, perkemahan dan kegiatan pemuda lainnya. “Kami siap meliput dan menginformasikan kepada masyarakat setiap kegiatan kepemudaan,” tambahnya. (jry)

Gereja-gereja dan para Pendeta HATI-HATILAH lah yaw! Kalo dapa dana atau persekot dari para Pejabat Pemprov/Pemda/Pemkot, musti tanya dong apa itu doi bersih atau doi haram hasil Korupsi?????
Jangan tutup mata soal ini lantaran ini soal dunia dan akhirat. Sekian pengumuman dari pengamat sosial dan tengkyu atas atensi.
Saya sangat bersyukur berada di daerah yang mayoritas penduduknya Kristen, dan saya bangga dengan daerah ini dimana fakta dan sejarah telah membuktikan bahwa sekalipun mayoritas penduduknya Kristen tapi tidak tertutup dengan pemeluk agama lainnya terbukti daerah ini aman dari konflik agama padahal daerah sekitar (Poso, Ambon, Ternate, dll) beberapa kali terjadi konflik dengan latar belakang Agama. saya yakin ini adalah buah dari pelayanan Kerohanian yang terus dilakukan oleh para Hamba Tuhan walaupun memang tidak bisa dipungkiri juga ternyata ada kenyataan lainnya yang membuat kita sedikit mengernyitkan dahi bahkan mungkin geleng-geleng kepala; masih banyak masyarakatnya entah dengan alasan ekonomi memilih pekerjaan yang tidak dikehendaki Tuhan. Tapi apapun itu saya masih yakin dengan keyakinan yang kokoh bahwa Ibadah, Kebaktian atau kegiatan kerohanian yang dilakukan seluruh Gereja dan Hamba Tuhan (Pendeta, Gembala, Pastur, Pastor, Penatua, Syamas, Diaken dan seluruh yang bekerja untuk Tuhan) pasti akan berbuah manis nantinya dengan catatan kita melakukan dengan segenap hari kita lewat Tuntunan dan Penyertaan Tuhan. Amin
KEGIATAN PEMBINAAN ROHANI UMAT DI SULUT BELUM DAPAT MEMPERBAIKI MENTAL DAN KARAKTER MASYARAKAT DI SULUT, INDIKASINYA BANYAK PEJABAT KORUPSI DAN MEMPERKAYA DIRI DAN KELUARGANYA DAN AKIBAT MENINGKATNYA PENGANGGURAN MENIMBULKAN MAKIN BANYAK PELACURAN NONA NONI DI MINAHASA, INDIKASINYA KITA BISA MELIHAT MAKIN BANYAK NONA NONI YANG EXSODUS KE PAPUA DENGAN ALASAN MENCARI KERJA TETAPI SETELAH SAMPAI DISANA SEBAGIAN BESAR BEKERJA DI BAR2/CAFE2 YANG MELAYANI TAMU2 DENGAN SEXSUAL, JUGA MAKIN BERTAMBAHNYA HOTEL2 BERBINTANG DI KOTA MANADO MEMANG MEMBERIKAN PELUANG BAGI PENCARI KERJA, TETAPI IMLIKASINYA MENAMBAH BANYAKNYA PELACURAN YANG MERAMBAH HOTEL2 TERSEBUT DAN HOTEL2 JUGA MENYEDIAKAN KAMAR INCLUSIVE LAYANAN SEKSUAL DARI NONANONI MANADO.
KAMI BERPENDAPAT PENINGKATAN KEGIATAN ROHANI SEHARUSNYA MEMBERIKAN BUKTI DAPAT MENURUNKAN PRAKTEK KORUPSI DAN PELACURAN, . . . . ANDA2 YANG BERJUANG DAN AKTIVE DI KEGIATAN ROHANI BUKTIKAN ANDA BISA MEMBERANTAS KORUPSI DAN PELACURAN, . . . ATAU HANYA BUAT KEGIATAN UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN FINANSIAL.
Persertanya kok sedikit sekali ya?
Bisa dihitung dengan jari tuh.