
Manado, BeritaManado.com — Tren kasus Covid-19 di Sulut perlahan menggembirakan.
Setiap hari, angka terkonfirmasi positif corona terus menurun.
Terkini, penambahan kasus per Senin 24 Mei 2021 hanya dua kasus saja.
Kasus aktif pun tinggal 314 dengan angka kesembuhan yang terus bertambah.
Capaian tersebut tentu saja tidak lepas dari kerja keras pemerintah.
Catatan BeritaManado.com, Pemprov Sulut melalui Satgas Covid-19 memang getol memerangi pandemi sejak virus ini masuk Indonesia Maret 2020.
Kala itu, Screening dan Tracing gencar dilakukan.
Tidak heran, Sulut selalu melaporkan puluhan bahkan ratusan kasus di bulan-bulan awal.
Pemerintah seolah ingin kerja berat diawal, agar menjadi ringan dikemudian hari.
Contact tracing dilakukan Pemprov Sulut guna mengendalikan laju penyebaran corona sejak terlapornya satu kasus dari hasil perjalanan luar.
Orang- orang yang diketahui pernah kontak dengan pasien positif Covid-19, dipantau dan dievaluasi.
Konsep ini diseriusi pemerintah demi pencegahan penyebaran infeksi ke kerumunan besar atau komunitas dengan pemutusan rantai transmisi.
Selain kerja ekstra diawal, tren Covid-19 yang menurun di Sulut juga tidak lepas dari kesadaran masyarakat.
Meskipun ada segelintir yang abai, namun praktik protokol kesehatan (prokes) di bumi nyiur melambai terpantau memuaskan.
Memakai masker sekarang sudah menjadi fashion baru bagi publik.
Cuci tangan dan menjauhi kerumunan tetap dipatuhi.
Pengamat Hukum dan Pemerhati Sosial Masyarakat di Sulut, Toar Palilingan SH MH, optimis Sulut akan terbebas dari Covid-19 jika masyarakat serius mematuhi anjuran pemerintah.

Sebab kata Toar Palilingan, menghambat laju virus dibutuhkan sikap gotong-royong menyeluruh.
