
Bitung, BeritaManado.com – Medan berpasir dan lumpur menjadi tantangan bagi puluhan peserta Adventure Ekstrem Offroad 2023 di Kota Bitung.
Puluhan peserta diperhadapkan dengan trek berpasir serta kubangan lumpur saat melahap trek Kuala Girian-Apela I, Apela I-Benteng Batuputih dan Benteng Batuputih-Apela I.
Iven yang masih rangkaian dari Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2023 ini digelar selama tiga hari, dimulai, Jumat (13/10/2023 dan berakhir Minggu (15/10/2023) di Riverside Kelurahan Manembo-nembo Kecamatan Matuari.
Menurut Ketua Panitia Adventure Ekstrim Offroad 2023, Winsy Djoha, dari 34 peserta, hanya 26 peserta yang menuntaskan trek dengan jarak kutang lebih 65 kilo meter.

“Semua peserta mengaku puas dengan trek yang kami siapkan, terutama peserta dari Palu, Makassar dan Sidrap juga mengaku sangat puas dengan tantangan jalur yang membutuhkan kesiapan ekstra peserta,” kata Winsy.
Winsy juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan Adventure Ekstrem Offroad 2023, diantaranya Pemerintah Kota Bitung, IOF Sulut serta semua peserta.
“Semoga dengan iven ini, keindahan alam Kota Bitung makin dikenal serta bisa memberikan hiburan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta dari Sidrap, Hendra mengaku kagum dengan trek yang disiapkan Panitia Adventure Ekstrim Offroad 2023. Apalagi trek berpasir dan lumpur yang menurutnya butuh ketangguhan kendaraan serta skill khusus.
“Beruntung kendaraan yang kami turunkan sangat prima hingga bisa menyelesaikan trek hingga garis finish,” katanya.
Sementara itu, puluhan peserta disambut Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Forkopimda di Riverside.
(abinenobm)
