KOTAMOBAGU – Antiran minyak tanah kembali terjadi di Kotamobagu hari ini Jumat (9/12). Dari pantauan, warga rela mengantri sejak pagi hari untuk mendapatkan minyak tanah. Seperti yang terjadi di pangkalan UD Mangin di Kelurahan Kotobangon kecamatan Kotamobagu Timur, antrian tak terelakkan sejak pagi hari.
Informasi yang dihimpun, di pangkalan tersebut minyak tanah telah dijual dengan harga Rp 3450 / liter sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Namun, sejumlah warga yang telah mengantri sejak pagi nampak kecewa karena tidak kebagian minyak tanah disebabkan pihak pangkalan kehabisan stok.
Salah satu pengamat ekonomi masyarakat yang enggan namanya ditulis mengatakan, “Yang menyebabkan antrian terjadi, karena stok pangkalan terbatas, dihadapkan dengan jumlah peminat MT banyak, sehingga stok cepat habis, akibatnya para pembeli yang sudah rela antri berjam-jam tidak kebagian,” tuturnya.
Menurutnya, solusinya pemerintah untuk sementara harus secara konsisten menjaga ketersediaan suplai minyak tanah di pasaran, mengingat masih banyak warga yang berminat dengan bahan bakar ini.
“Disamping itu pemerintah harus terus mensosialisasikan tentang penggunaan gas elpiji untuk meningkatkan minat masyarakat, selain itu bisa menurunkan daya beli warga terhadap minyak tanah,” tutupnya. (zumi)

