
Tomohon – Dengan makin membaiknya kondisi jalur jalan penghubung antara Kota Tomohon dan Kota Manado dengan hampir rampungnya jembatan penghubung di Kelurahan Tinoor II, Kepolisian Resor (Polres) Tomohon akan memberlakukan jalur satu arah baik arah Tomohon maupun dari Manado.
“Jika jembatan yang sementara dibangun telah tuntas, kita akan berkoordinasi dengan pihak Kodim untuk kelayakan jembatan dan juga pihak PU untuk kelayakan serta bobotnya, apakah jembatan tersebut sudah layak dan bisa digunakan atau belum,” ungkap Kasat Lantas Polres Tomohon Iptu Ferdy Runtu.
Lanjut dijelaskannya setelah dikondisikan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas. “Setelah semuanya dipastikan benar-benar telah rampung, kita membuat rekayasa lalu lintas yakni memberlakukan satu jalur. Dimana untuk tanggal ganjil arus lalu lintas dari arah Tomohon ke Manado dan untuk tanggal genap sebaliknya, dari arah Manado ke Tomohon. Oleh sebab itu jika ini telah diberlakukan kami meminta kerjasama dari para pengguna jalan untuk mentaatinya demi keselamatan kita bersama,” tukasnya.

Lebih baik diterapkan buka tutup dan pembatasan truck / container untuk semnetara di larang masuk jalur lalu lintas Tomohon – Manado.
Barangkali lebih bagus pakai Jam seperti Jalur Palu – Parigi dulu ketika dalam perbaikan. Buka tutup 2-4 jam supaya yang perlu ke Manado maupun ke Tomohon dapat dilakukan hari itu juga.
Salam prihatin dan duka untuk Manado sekitarnya
So betul itu beking ganjil genap, menyesuaikan dengan togel, harusnya dilengkapi dgn shio…hahahahahahaha
guna apa bekeng tu jembatan kalu mo terapkan ganjil genap bgt .harusnya pe jadi jembatan khusus utk light vehicle .kalu truck atau container di larang masuk ..bgt bukang bekeng ganjil genap.
Yaa., klo truk di larang, trjadi kelangkaan LPG, BBM, dll di Tomohon. Kelangkaan kbutuhn2 yg msti mo pi ambe di luar kong msti iko jln Tomohon Manado. Yaa klo so prlu n nble tunda, iko tanggari ato tanah wangko sj. Beking jln 1 arah spya nd macet bukg spy nble k Mdo / Tomohon.
Hal ini namanya diskriminasi terhadap pengguna dan mengekang kebutuhan seseorang yang memang sangat membutuhkan transportasi untuk kepentinga mendesak tak boleh di tunda….