Mitra – Tak sekedar peduli berbagai aspek pembangunan baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, kelautan dan lainnya, sebagai kepala daerah perempuan bupati Mitra Telly Tjanggulung tak putus-putusnya memberikan pembekalan terkait peranan dan peran penting kaum gander terhadap kemajuan daerah yang dinahkodainya.
Baginya, sebagai seorang perempuan di era modern tentu tidak lagi dipandang sepeleh. Dimana saat ini kaum pemermpuan hampir memiliki kesetaraan dengan kaum pria, terbukti dengan berbagai kepercayaan yang diberikan rakyat untuk menjadi seorang pemimpin, bahkan tak sedikit posisi strategis dieksekutif dan legislatif digenggam kaum perempuan di pelosok negeri ini.
Karenanya, ibunda Hillary Lasut ini kemudian mengungkapkan beberapa pion penting yang mesti dimiliki wanita. “Wanita itu dikenal dengan 3B, pertama Beautiful, Brain dan Behaviour. Olehnya saya rindu wanita Mitra bukan sekedar cantik tapi juga pintar, lemah lembut dalam bertutur kata, memiliki keinginan besar untuk terus belajar, belajar dan belajar sehingga mengerti dan memahami banyak hal. Dengan demikian kaum perempuan tidak gampang dibodohi,” ungkap bupati.
Dikatakan T2 sapaan akrab bunda pembangunan Mitra, selain cantik luar dalam dan perilaku baik, wanita harus bermoral sekaligus memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Dengan demikian, wanita bisa berpengaruh dan menjadi teladan serta berkat mulai dari lingkungan keluarga, bermasyarakat dan bernegara.(dul)

Sekitar 70ribu lebih jumlah rakyat yg kelak akan menjadi pemilih d mitra.
Dan tidak semua nya mengerti dgn kata Disclaimer, dan piula tdk mengerti dgn dampak buruk yg d akibatkan oleh DISCLAIMER..
Sampaikan ke tetangga anda dan saudara anda, jgn paksa mereka untuk memilih siapa, tp ajari mereka akan fakta mengenai kebobrokan yg terjadi di mitra.
Memang tidak mungkin anda menjangkau seluruh 70ribu lbih rakyat, tp setidaknya separuh dr itu dapat berpikiran lurus demi kebaikan tanah minahasa tenggara sendiri.
Berpesan kpd saudara dan tetangga anda jg untuk menyampaikan hal tersebut ke saudara dan tetangga mereka.
Sudah cukup kehancuran di tanah minahasa tenggara dgn bermotifkan kristenitas yg selama ini terjadi!!
Seminar pemulihan d manfaatkan sbg ajang pencitraan pribadi, pada rapat hukum tua desa yg mengaku tdk sejalan malah di doakan(setiap warga negara memiliki hak untuk memberikan pendapat, apapun pendapatnya itu. Dan bukan berarti berbeda dan lalu di ajak di doakan secara pribadi, seakan-akan tidak SETIA kepada beliau adalah hal cela dan salah).
Dan untuk disclaimer sendiri, hingga pencapaian ke-4 sampai detik ini belum ada surat “rekomendasi” pemeriksaan dari BPK(badan pemeriksa keuangan),, mengapa? Apakah 4 tahun berturut2 mendapat disclaimer kurang cukup banyak?
Sampaikan kpd saudara dan tetangga anda di mitra, biarkan semua org tau apa fakta yg terjadi di tanah minahasa tenggara.
Bagaimana juga dengan para pejabat Mitra yg dihentikan masa tugasnya secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan kepada yg bersangkutan untuk para pejabat yg tidak sejalan dengan kebijakan bupati?
Tolong aparat yg berwenang selidiki juga seminar2 pemulihan yg berpotensi bermuatan politis,yg di akhir acara ada “pengembalian ongkos transport” kepada peserta. Dari mana dananya berasal ? Ironis jika dibandingkan dengan gaji & tunjangan guru yg sering tersendat-sendat.
Tentunya dengan adanya pergeseran-pergeseran anggaran secara “rahasia” yg notabenenya telah jauh berbeda dengan yg telah ditetapkan oleh DPRD Kab.Mitra,akan membuat kabupaten Mitra sebagai juara bertahan disclaimer bila ke depan masih dipimpin oleh pemimpin yg sama.
So dekat pemilihan, jadi rakyat Mitra pilih yang terbaik buka mata
hmmm…………..
Bagaimana dengan gelar disclaimer yang mencapai 4x?
Seperti yg kita tau, disclaimer itu adalah bukti ketidak bertanggung jawaban terhadap uang pengeluaran daerah atau APBD.
Bagaimana dgn program2 jalan2 keluar negeri seperti Israel, Malaysia, Sigapore sementara itu uang tunjangan guru yg menjadi hak guru malah blm diproses hingga kini?!
Bagaimana dgn tindakan2 pemecatan secara tiba2 untuk beberapa wakil desa tanpa melalui prosedur yg seharusnya?!