Mitra – Budaya para orang tua memang saat ini banyak yang mulai ditinggalkan atau pendek kata mulai hilang. Akan hal ini, bupati Telly Tjanggulung mengajak warga masyarakat kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk tetap menjaga sekaligus memelihara budaya Mapalus (gotong royong) dan juga budaya bakobong sebagimana yang telah diajarkan para leluhur.
Diungkapkan Tjanggulung, bahwa sebagai pemerintah yang ada tentu telah mengamat-amati bagaimana budaya Mapalus dan Bakobong di daerah ini mulai ditinggalkan. Apalagi di erah modern saat ini, banyak masyarakat yang mungkin mulai berfikir jika hal semacam ini tidak penting.
“Harus diingat, budaya seperti ini sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu. Bahkan ini memberikan dampak positif bagi kehidupan para orang tua dikala itu, apalagi dalam bidang pertanian. Olehnya ini sangat penting untuk kita pelihara dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Tjanggulung, Selasa (30/10).
Lanjut disampaikan bupati, ini dimaksudkan agar kultur Mitra dapat sejalan dengan perkembangan pertanian di era sekarang ini. “Kalau kita tetap budayakan Mapalus dan Bakobong, serta ditunjang oleh alat pertanian yang modern, pasti pertanian kita akan maju dan berkembang. Dan tentunya tidak melupakan budaya leluhur,” tukasnya.(dul)
