Tahuna – kesadaran masyarakat Kabupaten Sangihe tentang pentingnya kesertaan Keluarga Berencana sangat tinggi dibanding kabupaten lain. Pasalnya, sampai tahun 2011, peserta KB aktif mencapai 88.4 persen dari 22.530 Pasangan Usia Subur (PUS), sedangkan peserta KB baru 87.58 persen dari 4977 PUS. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKPP) Sangihe Serny Maria Lalu,SE, saat di wawancarai wartawan beritamanado.com di ruang kerjanya.
“Pencapaian kesertaan KB Pasangan Usia Subur cukup tinggi dilihat dari data tahun 2011, baik peserta aktif maupun baru,” jelas Lalu.
Kesertaan Keluarga Berencana Pasangan Usia Subur tersebut lewat program pengguna KB suntik 7780, IMPLAN 5692, PIL 4202, IUD 1162, dan pemakai Kondom 623. Dengan meningkatnya kesertaan tersebut namun pihak BKBPP tetap berupaya melakukan sosialisasi di masyarakat, kendati minimnya tenaga penyuluh KB yang ada, hanya 5 penyuluh yang ditugaskan di 15 kecamatan.
“Saat kami memiliki kendala tenaga penyuluh KB, yang seharusnya di dua desa ada 1 tenaga penyuluh atau sekurang-kurangnya satu tenaga penyuluh di setiap kecamatan,” urainya sambil berharap program Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan kedepan akan lebih baik dan mendapat dukungan dari pemerintah pusat, provinsi maupun daerah. (gun)
