
Penulis: Tim Redaksi
Di balik kemeriahan Tournament of Flowers (ToF) pada Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026, terdapat perputaran ekonomi yang langsung dirasakan petani bunga lokal.
Sebanyak 37 petani bunga lokal secara swadaya menyiapkan sekitar 353.000 pohon krisan untuk mendukung parade bunga di Kota Tomohon.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengatakan, dari rangkaian persiapan tersebut, sebanyak 35 float atau kendaraan hias terdaftar dalam parade TIFF 2026.
Jumlah itu terdiri dari 17 float besar dan 18 float kecil.
Sementara kebutuhan bunga untuk parade diperkirakan mencapai lebih dari 210.000 pohon bunga segar.
“Semangat gotong royong dalam TIFF tahun ini berdampak nyata melalui swadaya 37 petani bunga lokal yang menyiapkan sekitar 353 ribu pohon krisan,” kata Yulius dalam sambutannya pada Tournament of Flowers TIFF 2026 di Panggung Utama Menara Alfa Omega, Tomohon, Sabtu (8/8/2026).
Perputaran Ekonomi Petani Tembus Rp840 Juta
Bukan hanya jumlah bunga yang menarik perhatian.
Menurut Yulius, penggunaan lebih dari 210 ribu bunga segar dalam parade tersebut diperkirakan menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp840 juta di tingkat petani.
Angka ini menunjukkan bagaimana sebuah event pariwisata dapat menciptakan permintaan langsung terhadap produk pertanian lokal.
Dampaknya kemudian bergerak ke berbagai sektor lain.
Yulius menyebut kolaborasi seni dan pariwisata dalam TIFF memberikan efek domino terhadap petani, perajin, dekorator, pelaku usaha kuliner, perhotelan hingga transportasi.
“Festival ini juga menjadi motor kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat yang dampaknya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yulius.
Bukan Sekadar Parade Bunga
Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, TIFF memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menghadirkan tontonan wisata.
Festival tersebut menjadi ruang bertemunya pertanian bunga, kreativitas, ekonomi kreatif dan pariwisata.
Semangat itu tercermin dalam tema TIFF 2026, “Collaboration of Spirit“, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku seni, sektor swasta, UMKM hingga media.
Nilai Mapalus atau gotong royong juga diangkat sebagai jembatan yang menghubungkan tradisi lokal dengan panggung internasional.
TIFF dan Potensi Ekonomi Tomohon
TIFF 2026 merupakan penyelenggaraan ke-14 dan kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Gubernur Yulius Selvanus berharap keberhasilan penyelenggaraan TIFF memberikan dampak strategis terhadap pembangunan Sulawesi Utara dan kemajuan pariwisata Indonesia.
Menurutnya, festival ini juga dapat membuka peluang investasi baru dan mempromosikan potensi agrowisata unggulan Sulawesi Utara.
Dengan demikian, bunga yang menghiasi parade TIFF 2026 tidak hanya menjadi bagian dari atraksi visual.
Di baliknya terdapat rantai ekonomi yang dimulai dari petani bunga dan bergerak hingga sektor kreatif, pariwisata, kuliner, perhotelan dan transportasi.
TIFF 2026 pun memperlihatkan bagaimana sebuah parade bunga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat Tomohon.
