
Langowan – Melihat situasi yang ada, sepertinya tak sulit bagi pemerintah Kota Langowan nanti untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada. Hanya butuh membuka jaringan komunikasi dengan warga Langowan di luar negeri dan dengan dukungan finansial, maka cepat atau lambat akan tercipta lalu lintas wisatawan ke daerah ini. Demikian diungkapkan Ketua Komisi 3 DPRD Minahasa Ivonne Andries, Selasa (1/4/2014) kemarin.
Namun menurut calon anggota DPRD Minahasa periode 2014-2019 dari Partai Golkar ini, sebelum itu dilakukan ada satu pekerjaan rumah yang harus dilakukan, yaitu mengintegrasikan seluruh sub sistem yang ada dalam satu sistem kepariwisatann. Mulai dari petugas kebersihan, warga masyarakat, pemerintah, pengusaha, dan lain sebagainya, semua harus punya visi yang sama guna mewujudkan satu keterpaduan.
“Warga Langowan yang ada di luar negeri harus jadi bagian dari sistem ini. Dengan membina hubungan komunikasi yang baik dengan mereka, maka dengan sendirinya akan dirintis jalur kunjungan wisatawan ke Kota Langowan. Dengan demikian, beban Pemerintah Kota Langowan tidak akan terlalu berat untuk melakukan promosi. Pangsa pasar untuk menarik kunjungan wisatawan sangat jelas yaitu Eropa,” ungkap Andries.
Mengapa Eropa? Itu karena Kota Langowan punya jejak bernilai historis tinggi yaitu masuknya agama Kristen melalui perjalanan misi seorang berkebangsaan Jerman yaitu Johan Gottlieb Schwarz. Disamping itu, didukung juga denga potensi lainnya yaitu wisata alam Pantai Rumbia, wisata sejarah budaya, dan lain sebagainya. (Frangki Wullur)

I have read so many content concerning the
blogger lovers but this post is truly a pleasant post, keep
it up.