Manado-Prof Lucky Sondakh telah mengirimkan surat elektronik ke redaksi BeritaManado.com, terkait pemberitaan putrinya, Angelina Pingkan Sondakh. Berikut isi pernyataan Prof Lucky.
Sikap kami Orangtuanya Angy dan Angy sendiri ialah: Adalah hak mereka untuk mencemooh, menyudutkan,membenci, termasuk menghakimi bahwa Angy “beking malo” orang Manado, dsb dsb. Bagaimana sikap kami menghadapi ceraan bertubi tubi tersebut: Aerahkan saja kepada Tuhan Yang Adil dan pembuat sejarah untuk menilai dan sebagai seorang Kristiani: Mereka yang memfitnah, mencemooh, menydutkan dan mempermalukan serta bahkan mengutuk, maafkan saja dan doakan supaya mereka tidak mengalami derita dan pembunuhan nkaraker yang kami alami karena Angy. Apapaun pandangan dan penilaian anda semua terhadap Angy, semuanya tidak akan dapat memisahkan Kasih Kami sebagai Orang Tua terhadap Angy. Saya terus mendampingi Angy, kami ortu mengurus keluarganya (anak-anak dan seisi Rumah Angy) semuanya karena The Power of Love and Forgiveness. Sungguh “kejam” penilaian sebagian publik, dan media yang sudah memvonis Angy dan terus menerus memvomnis Angy sebagai “koruptor”, seolah olah Angy merupakan seorang “penjahat kakap” luar biasa.
Saya hadapi semuanya itu dengan “The Power of Forgiveness” dan tetap tenang,
KARENA TENTU SEBAGAI MANUSIA, ANGY TIDAK LUPUT DARI KECHILAFAN, KELEMAHAN; AKAN TETAPI SAYA MENGTAHUI SECARA LOGIS DENGAN DUKUNGAN FAKTA EMPIRIS, BAHWA ANGY TIDAK BERSALAH SEPERTI YANG DITUDUHKAN OLEH SEBAGIAN PUBLIK YANG SUDAH MELAKUKAN “PUBLIC TRIAL” TERHADAP ANGY DAN MEMBERIKAN VONIS HANYA BERDASARKAN ASSIUMSI, OPINI YANG TIDAK TERUJI KEBENARANNYA, TERMASUK ” TUDUHAN DARI JAKSA KPK, YANG TERNYATA “SUMIR” SESUDAH DIUJI DI PROSES PERADILAN, SEHINGGA KEPUTUSAN MAJELIS HAKIM TIDAK SEBERAT YANG DITUNTUT OLEJ JPU. . DARI 16 DAKWAAN YANG DITUDUHKAN KEPADA ANGY, TIDAK SATUPUN YANG TERDUKUNG OLEH BUKTI BUKTI DALAM FAKTA PERSIDANGAN, TIDAK ADA SATU SAKSIPUN YANG SECARA JELAS TEGAS MENGAKU TELAH TERBUKTI MENYERAHKAN UANG YANG DITUDUHKAN KEPADA ANGY.DIPENGADILAN. BUKTI YANG ADALAH HANYALAH BUKTI YANG BERUPA PETUNJUK YANG MASIH HARUS DIUJI TERUS KEBENARAN LOGIS DAN MATERIELNYA DALAM PROSES BANDING.
DENGAN HARAPAN JUGA AGAR SUPAYA KEBENARAN DARI TUDUHAN YANG DISAMPAIKAN NAZARUDIN DAN MINDO ROSALINA AGAR SUPAYA DIUJI KEABSAHAN MATERIELNYA KARENA BESAR DUGAAN KAMI MEREKA TELAH MEMAINKAN PERAN JUSTICE CONSPIRATOR DAN CALCULATOR DENGAN BERSEMBUNYI DIBALIK NAMA JUSTICE COLABORATOR.
. NAMA BAIK DAN KHARACTER ANGY SUDAH DIHANCURKAN LEWAT NYANYIAN MERDU YANG DISUSUN BUKAN BERDASARKAN FAKTA TETAPI BERDASARKAN “KARANGAN” SERTA OPINI OPINI YANG PENUH KEBENCIAN YANG BERSEMBUNYI DIBALI SLOGAN PEMBERANTASAN KORUPSI, YANG TIDAK DIDASARKAN PADA FAKTA SEBENARNYA.
TIDAK PUAS DENGAN PUTUSAN MAJELIS HAKIM, MEREKA MENDESAK AGAR HARTA HARTA ANGY DIRAMPAS, ANGY DIISUAKN HAMIL, BELANJA ON LINE DAN MEMILIKI DEPOSITI PULUHAN MILIAR, TUDUHHAN TUDUHAN YANG BENAR BENAR TIDAK DIDUKUNG FAKTA.
TETAPI SEMUANYA KAMI HADAPI DAN JALANI DENGAN SABAR, TENANG BERDASARKAN IMAN, HARAP DAN KASIH. MENYERAHKAN SEMUANYA KEDALAM PENGHAKIMAN TUHAN YANG AGUNG, SUMBER KEBENARAN DAN KEADILAN YANG HAKIKI.
BADAI PASTI BERLALU, TUIDAK ADA KESEWENANGAN YANG ABADI, JUGA TIDAK AKAN ADA PENDERITAAN YANG ABADI.
Sudah tentu.
Korupsi adalah kejahatan yang luar biasa dan harus diberantas. Akan tetapi dalam implementasinya janganlah sampai pemberantasan itu menyimpang dari azaz pro justicia atau dipolitisir oleh sejumlah aktor darim power play untuk merebut kekuasaan diwaktu mendatang. Jangan sampai seseorang ditetapkan bersalah secara “a prioru”, secara “prejudice”, hanya atas dasar anggapan, perkiraan, yang masih berstatus hypothesa, yang yang belum teruji kebenarannya.
Inilah yang kami alamai dalam penetapan Angy sebagai tersangka, tanpa melalui proses penyelidikan cermat,Dengan tuntutan JPU yang aneh karena dmenurut pandangan kami sebagai seorang Doctor of Philosophy, sebagai seorang Professor, dan Dosen Filsafat Ilmu, (tidak menuduh) tuntutan yang diberlakukan kepada Angy, diturunkan dari analisis hukum yang tidak konsistent dengan methodologis epistemologis dalam mencari kebenaran ilmiah.
Berantas korupsi Yes. Pro Justica Yes. Betengilah Proses Pro Justicia dari Power Play yang malahan bisa saja Korupt.(Korupsi kewenangan, abuse of power dsb). Why karena : we all are not Angel. Namanya masih Manusia, Pasti ada kechilafan dan kekeliruan. We are not Angel anyway.
Makanya, hormatilah pernyataan Jubir SBY supaya semua pihak, (termasuk Angy dan KPK tentunya) supaya menghormati proses peradilan dan keputusan pengadilan ( yang sudah memvonis Angy 4 tahun 6 bulan; dimana kami masih terus berjuang untuk lebih rendah lagi karena kami jakin Angy tidak bersalah seperti yang didakwa dan ditiuntut oleh JPU ddiSidang TIPIKOR Jakarta.. Syalom. GBU all.
Break The Chains of Insjustice.
Jakarta, 13 January 2012. Lucky Sondakh, Ph.D (Ayahanda Angy dan Dosen Filsafat Ilmu Program Doktor di Universitas Sam Ratulangi). Filipi 4:13.
Saran. Teriima kasih kalau argumentasi kami ini dapat dipublish melalui media cetak.(*/alf)

Sorry Prof, mar kita rasa kile suka mo ba komentar … :-)
#Tolong sampaikan ke mereka: “urus jo kwak dorang pe anak pe masaalah sandiri, ndak perlu pusing dengan kita pe rumah tangga pe masaalah, Sampe di Majelis Hakim pe urusan dorang maso campur. Sampe di torang pak Hak Pribadi (Privacy) dorang maso campur. Malahan sampe di Tuhan pe urusan dan kewenangan menghakimi, dorang juga so ambil alih. -cut-.#
Prof Lucky yg ahli filsafat, ekonomi, politik dan lain – lain, kita cuma mo bilang bahwa komentar diatas bukang semata – mata ikut campur urusan rumah tangga sampe mo bicara2 ttg koruptor pa prof pe anak, TAPI bukankah KORUPSI sudah menjadi kejahatan yang Luar Biasa?.
bukan hanya menyengsarakan 1 atau beberapa orang, tapi seluruh bangsa! … yah, mudah2an orang yang so bertitel Prof ini boleh mangarti tu maksud. (Setuju dengan @orang minsel).
Selain itu juga, anak bapak melakukan korupsi uang rakyat, dan bahkan dalam statusnya sekarang masih menerima gaji sebagai wakil rakyat yang uangnya bersumber dari pajak rakyat. Paham?
#Siap takud?. Sedang debat di Indonesian Lawyer Club dengan Para Ahli Hukum yang hebat hebat, kita nyanda tako..bukan karena kita jago, tetapi karena kita pe “the power of love kepada Angy” #
Aduh Prof, di acara itu bukankah Prof Lucky di undang sebagai orang tua/pendamping angie sebagai sumber? masa sih for debat … :-)!, malah ngaku2 jago dan tidak takut seperti yg tersirat.
http://www.youtube.com/playlist?list=PLsEQTioVweOPmhAraC74ASCEOo6Z1KyTe
sebagai opening speech menggantikan object diskusi dikatakan debat? WTF. itu adalah Talk Show diskusi dan bukan debat seperti debat capres. siapa saja bisa masuk kalau di undang.
yang kurang dari anda adalah Kerendahan hati, sorry kalau kita bilang bagitu. mungkin karena titel dan pencapaian akademis anda makanya sikap anda seperti itu dan terkesan “malu – malu kucing utk rendah hati”.
Jangan salahkan opini publik apabila banyak yg menjustifikasi seperti itu, di ILC juga seperti itu kan?
Salam,
Sam
@ Me, pengadilan dunia dan pengadilan akhirat (pengadilan Tuhan) itu berbeda,jadi jangan samakan.sanksi sosial itu juga perlu,supaya dorang2 juga tau malo sadiki…apakah anda paham…?????!!!!!
PAPA DENG ANAK SAMA. KLO BICARA TINGGI SKALI DORANG PE BAHASA. PAKE ISTILAH2. CAMPUR2 DENG BAHASA INGGRIS. KONG PAKE TAMBA DENG AYAT2 ALKITAB LEH. MATO DANG, MAKLUM KATU TOH ORANG BERPENDIDIKAN, PANDE, INTELEK DAN TENTUNYA TEBAL TU POPOJI. BENAR ATO SALAH, BIAR JO NANTI YG DIATAS YG ATOR…
Jadi proff gua harus bilang wow aja ato wow banget????
Tuhan adalah Hakim abadi, jangan kita manusia menghakimi sesama..
Kasih Bapa keanakNya tak akan pernah berhenti..
Biar Tuhan yg mengadili Angy.. buat para komentators yang baik berhentilah menghujat, memaki, menghina karena hanya Tuhanlah yang punya Hak untuk menghakimi..
iyo Prof L Sondakh yang brani, pintar dan Guru Besar, yang anaknya so divonis sbg Koruptor di negara Indonesia ini tapi beliau dari SULUT.
Prof, STOP jo bakomen tapi tetap baca torang pe komen neh. Batahang diri jo. Banyak berdoa, dan musti minta dari Tuhan supaya itu Prof pe anak AS bertobat dan kembali ke jalan yang benar karna kalo nyandak itu so pasti AS akan mati suatu waktu dan akan maso Neraka. Pasti Prof nimau ini terjadi pa AS toh sbg anak, tapi AS so basar dan bertanggungjawab sandiri.
Kalo Prof bela seorang yang so bersalah secara hukum di negara hukum berarti Prof so nyandak butul itu. Jadi simple toh.
Badiang jo Prof supaya tenang di hati.
Masalahnya Prof.,anak yg anda kasihi itu justru menari diatas penderitaan banyak rakyat indonesia yg msh miskin,yg sharusnya mrasakan kehidupan dan pendidikan yg lebih layak,yg seharusnya berhak atas anggaran dari pemerintah…kalau kasus anak anda itu hanya sebatas penggunaan anggaran keluarga anda maka sudah sewajarnya rakyat indonesia (termasuk kawanua) tidak boleh masuk campur,tapi ini mengenai penggunaan APBN,penggunaan uang rakyat…saya rasa Prof. harus lebih bijak lagi mngeluarkan kata2…tks…
Sudah waktunya diskusi ini brenti, somo berdosa toang dengan orang pe dosa
Io kati prof…brenti badengar jo kong bakomen supaya dapa lia prof pe Jago….
Kalo memang tidak bersalah banding dong yang keputusan hakim 4.6 tahun penjara…malah senyum puas…apa artinya??? malah hanya ngotot ”the power of love to engie” kalo memang punya power of love to engie , jangan biarkan dia masuk penjara seharipun…right ??
Sepintarnya seseorang dalam kasus ini nda akan mampu menyelesaikan tapi kebijaksanaanlah yanh mampu meredamnya. Jadilah bijak lihat axis atau akar masalah prof. Secara Ontologis (substansi,eksistensi,esensi) 2 .Metafisika 3.Teologis, 4.Etika (kontekstual,situasional), 5.Epistemologis 6.Rasional an logika ‘Cogito Ergo Sum’. 6. Psikologis dsb. Kegagalan manusia hanya menggukan kecerdasan atau intelectual quistion tapi kurangnya spiritual quation serta miskin emotional quation… How to surpass and looking for a solution, or to solve in this case? please come unto God cause in Him everything is oke, casting all your care upon Him because He is careth for you..And the last rejoice evermore.
Io Love.Butul skali Lpove pe nasehat pa kita. Brenti jo ba komen.
.Memang hebat skali dorang dok eh. Dorang itu, bukan saja berani memposisikan diri sebagai “Majelis Hakim” yang diberi kewenangan oleh Negara untuk menilai siapa yang benar dan salah, tetapi so lebeh jao stou kang?, So memposisikan diri sebagai TUHAN yang menilai Angy terkutuk, akan maso naraka, dan menilai Ortunya gagal, sombong (yang ngaku Prof Helmy Tangkudung) dan bahwa kami ini bukan seorang Kristen yang baik, yang saya tidak menyangkalnya sehingga memang harus menerima hukuman dan penderitaan seperti ini. …Tapi..ta bilang kan…jangan dipikirin..maafkan jo, doakan jo trus pa dorang.
Tks yang Love ingatkan. Badiam jo trek. Ta pikir kwak, orang orang yang nyimprung di Berita Manado.com ini samua “beradab”, berpikir positif dan karena mereka jiuga mengklaim lebeh kristiani dan beriman dari kita, pasti mereka seharusnya menampilkan pola pikir dan emosi “Kasih”, “Memaafkan”, Mendoakan”. Rupanya justru ada juga beberapa yang senang melihat dan menari nari dengan melihat “penderitaan” dan “salib” yang dipikul orang lain, Senang usil dengan masaalah pribadi orang per anak deng rumah tangga.
Tolong sampaikan ke mereka: “urus jo kwak dorang pe anak pe masaalah sandiri, ndak perlu pusing dengan kita pe rumah tangga pe masaalah, Sampe di Majelis Hakim pe urusan dorang maso campur. Sampe di torang pak Hak Pribadi (Privacy) dorang maso campur. Malahan sampe di Tuhan pe urusan dan kewenangan menghakimi, dorang juga so ambil alih. Iyo..saya hormati komentar mereka tapi tidak semua saya sependapat dan setuju kalau sepertinya sudah mengambil alih kewenangan Tuha , eh…tunggu dulu. Maar semoga katuk nyanda.
Makanya, Tks Love.Stop deng brenti jo. Buang buang energy jo baku ambe dalam debat kusir. Kalau berani, saya tantang untuk tampil dalam diskusi terbuka di diskuis gereja atau kampus, dan bukan di forum yang baka baka sambunyi. Siap takud?. Sedang debat di Indonesian Lawyer Club dengan Para Ahli Hukum yang hebat hebat, kita nyanda tako..bukan karena kita jago, tetapi karena kita pe “the power of love kepada Angy” dengan sandaranku terutama ialah hikmat dan kebenaran dan keadilan yang Hakiki dari Tuhan, dalam hal ini Tuhan Allah Bapa yang saya imani tetap mengasihi kita melalui Kristus Jesus dan Kuasa Rohkudus.
Malam bae jo samua.
karena kita ndak pernah berpikir supaya kita pe Anak pe masaalah supaya dorang bantu…kita cuma basandar pa Tuhan kwak, bukang pa dorang dorang..melalui kita pe Pendeta2 dan Persektuan Doa yang terus bergumul agar Tuhan memberi kekuatan kepada Oretu memikul salib ini.
Prof, lebe bae berdiam diri, benar atau salah. Harap maklum jo, org manado hobi komentar seolah2 nda pernah beking dosa. Nda sadar diri bahwa torang smua sama, byk dosa tapi krn kasih karunia di selamatkan oleh Tuhan Yesus. Yg pasti saya yakin, Tuhan Yesus mengasihi angie… Tuhan Yesus mati utk menyelamatkan orang berdosa,
SALUT BUAT PROF LUCKY SONDAKH, ….
Om lucky, ndak perlu tunggu diberhentikan di Unsrat atau apalah yg mo tunggu… kalo memang mo bantu anak fokus jo 100% p anak… skarang juga langsung mengundurkan diri… gusdur bilang “Gitu aja kok Repot”
Jangan malu meminta untuk dikasihani… karena kalo so melakukan kesalahan memang pantut minta penghasihan….
Apapun yg angy lakukan… Benar atau Salah, baik pendapat & penilaian orang ataupun dimata hukum intinya bukan itu… setiap perbuatan harus ada pertanggung jawaban… apapun itu….
Jujur saja dalam berbagai hal warga kawanua memang merasa dihianati oleh sosok angy… “penghianatan jauh lebih sakit dari pada diperkosa”
Cap KORUPTUR so melekat erat pa Angie, apapun komentar Prof. Lucky sebagai ayah, tak bisa lagi menghapus Cap Koruptor itu. Bagus kwak Prof. Lucky sebagai seorang Doktor badiang jo. Kalu babalas, dia pe balasan ley luar biasa. Bergumul banyak jo minta ampun pa Tuhan, karena bagimanapun Angie so salah. Jang lagi Prof maso di kesalahan itu, apalagi medukung mati2an, orang akan bilang “Jang heran pasti Prof kebagian hasil korupsi Ange”. Bagusnya Prof Lucky badiang jo, banyak berdoa jo. Akui jo tu perkataan Ya katakan ya, jika tidak katakan tidak. Karena so salah katakan memang so salah. Pasti banyak orang akan memuji dan mendukung pa Prof, bagimana Prof, ngotot bilang ndak salah. Padahal Prof Lucky bukan pakar HUKUM..heheheheh
Apa yang engkau tabur itulah yang akan engkau tuai…
Inilah gambaran sebagian orang Sulut yang komen di sini, orang menderita (walaupun akbibat kelakuannya sendiri) di hajar terus menerus habis-habisan, jika ada lagi senang dan populer dipuji setinggi langit, dibanggakn kalau perlu dijilat-jilat kakinya.
Kalo rasa nda bersalah, bilang pa angie banding jo … sapa tau bole bebas dari hukuman didunia…
Prof kwa pande mar sombong. Lia kita prof mar ndak sombong. Angy lei pande. Karna pande justru injak Salib yg dia pikul kong ambe doi rakyat
Bg sjumlah pihak, vonis 4,5 thn plus denda 250 juta yg dijatuhkan pd angelina patricia pingkan sondakh binti lucky sondakh memang dirasa kurang, termasuk saya pribadi. Sangat ringan dgn yg dituntut oleh JPU. Tapi stidaknya Keke eks putri indonesia ini sdh mnjalani persidangan dan divonis…
Selain itu kpd commentators yg lain, janganlah menghujat berlebihan kpd Prof Lucky and Angie. Serahkan saja kpd proses persidangan yg telah brlangsung… Masing2 dr kita pasti tak ada yg luput dr kesalahan
“Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 7:8)
Ini Adano dari dulu sekali kita ja baca depe pernyataan sangat menarik. Saya sangat setuju Skali. Sebenarnya, tanpa memberi komentar sana sini prof, itu jauh jauh lebe untung. Heran lei kiapa prof mosuka downgrade bagini. akhirnya jadi babalas pantun yg semakin menyudutkan. So itu kita so ingatkan prof merendah di atas gunung. Mar dia bage trus Adano???? jadi mw bilang apa…..kalu prof nda se komen apa apa….nda masalah. Di hati kecil samua biar ada bicara macam macam tetap ku kata “sayang kang” orang Minahasa ada di hati. Mar prof ja cuuuu…
Nanti hibur dgn lagu jo pa Prof,,soalnya qt pe Ijasah ini Prof yg tanda tangan
Tu lagu pe judul
“ADA AMPUN BAPA BAGIMU” :
ANAK BUNGSU PERGI KE NEGRI ORANG
TINGGALKAN BAPANYA MENGELUH
AKHIRNYA HABISLAH UANG DAN BARANG
HIDUPNYA DALAM SUSAH PENUH
Reff: PULANGLAH ANAKKU BAPA RINDU BERTEMU
PULANGLAH HAI ANAKKU ADA AMPUN BAPA BAGIMU
HIDUPMU TELAH CEMAR LAGIPUN HINA
LIHAT JALANMU SUDAH SESAT PULANGLAH SGERA
JANGAN KAU TUNDA ADA AMPUN BAPA BAGIMU
ke Reff
adoh kasiang…kiapa tu serangan pe dapa tako.sabar jo katu prof…dorang NENTAU APA YANG DORANG PERBUAT.kalo angy,Angy TAU APA YG DIA PERBUAT makax dia TERSENYUM BAHAGIA divonis 4 tahun lbh…artinya ANGY BAHAGIA DIVONIS BERSALAH.
Amin to prof…?!
Lagi pula, apa hubungannya kasus Angelina Sondakh dengan bapaknya yang mantan rektor Unsrat, professor di Unsrat, dan ngajar Filsafat Ilmu di Pasca Unsrat? Salah-salah so banyak orang yang ba pikir dua kali mo mendaftar di Pasca Unsrat…. hehehee…..
Syalom dan Salam…
Om Lucky sepertinya mau memposisikan diri sebagai yang di cemooh sama orang2 dan rekan2 di sini kususnya..Saya rasa hal ini tidak di buat2 dan terjadi hanya karna om talalu sayang pa Angie…Jadi dapa inga Queen pe lagu “Too Much Love will Kill You”.
Bagini om, sebetulnya yang om bilang “cemohan” dll tidak akan segencar atau bahkan ada di tempat2 begini kalau om tidak terlalu sering muncul dengan pembelaan2 yang sebetulnya masyarakat so nda percaya.
Kemungkinan besar akan berhasil dan bahkan penuh simpati berdatangan klo om nyanda sadiki2 bilang ‘yakin’ dia tak bersalah.
Kata2 memang boleh profesor: “Saya yakin dia tidak bersalah seperti yang di tuduhkan”….Ini kata2 bagini kan prof pemaksud tidak berarti dia tidak bersalah, Io to prof..?
Kita pe maksud dang, bisa saja prof beranggapan dia nda loloh 32M mar sto 250 juta..contohnya dang..
Ba rendah sadiki kwa, bilang jo biar kalau dia bersalah dia tu tanggong
Terimakasih Pembaca ,baik yang pro, cntra atapun netral terhadap perkara dan citra angy dan saya sendiri. So cukup kita pe komentar dan respons. Sesudah ini so ndak ada respons atau komentar alik dari kita. Sabtu besok saya ke Manado, menunaikan tugas di Unsrat karena saya belum pensiun, dan sangat siap menghadapi tantangan (termasuk mungkin nanti a priori pencibiran, pencemohan, ataupun apa saja yang sifatnya negatif), saya sangat siap karena, saya tidak lagi mengarapkan pwertolongan dari siapa siapa manusia, tetapi hanya kepada DIA, sandaranku yang utama> . Saya dalam semboyan Torang Samua Basudara, Baku Baku Bae Baku Baku sayang Baku Baku Hormat (termasuk menghormati perbedaan kejakinan, agama, suka dan ras) akan terus tetap menghormati Kawanua Sulawesi Utara (tanpa memandang sikap dan penilaian mereka terhadap saya), walaupun saya harus “MANDIRI”, tidak perlu mengharapkan apa apa dari mereka, kecuali hanya kepada DIA, sandaranku utama., sesuai Firmannya: Segala Perkara Dapat Kutanggung didalam Di. . a yang memberi Kekuatan Kepadaku (Filipi 4:13). Thanks and Tegards from The house of Angy, Jakarta. SDalam Sejahtra dari Seisi Rumahnya Angy di Jakarta.GOD BLESS YOU ALL.
saat praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme itu so jelas di depan mata: jang bawa-bawa itu Salib Kristus, nyandak fair dan nyandak jujur itu lantara berlindung seperti itu.
yang AS, Prof dan keluarga itu lewati adalah kutukan, itu pahala dorang yang so berbuat. Tiap orang yang berbuat jahat, pasti akan kena batunya. itu bukang jalan Tuhan, kalo AS bertobat kong kembali ke Tuhan, itu baru jalan Tuhan.
Bawalah Anggy Kembali ke pangkuan-Nya. Maka hatimu akan tenang…
Bapa di Sorga tidak akan meninggalkan mereka yang percaya kepada-Nya…
ini lah hukum tabur tuai dari orang tua…. siapa yg menabur angin pasti akn menuai badai……. pasti prof memahami dan menyadari ini….
butul itu kiki kindangen..
Saya salut dengan Prof Lucky, yang masih tetap tegar mengikuti komentar2 disini walaupun mayoritas berisi cercaan. Pasti salib yang dipikul oleh Prof dan keluarga saat ini sangat berat. Percayalah Prof, kalau Tuhan masih mengijinkan ujian2 dan cobaan2 ini terjadi, itu karena Tuhan sangat mengasihi Prof dan Keluarga. Saya teringat akan perumpamaan domba yang hilang dalam Alkitab. Saya percaya peristiwa2 yang sedang melanda Angie saat ini adalah bagian dari proses “mencari domba yang hilang” ….. sehingga nantinya apa yang ada dikisahkan dalam Lukas 15:7, akan kembali terjadi.
Syalom!
Sabar dalam penderitaan dan bertekun dalam usaha itu kita pe anjuran. Mar, kita kwa mo tanya pa prof. Prof, kage stow Angelina pe shio bershio sial di tahun ini kang? Kalo bershio sial, noch, ngana trima jo itu Prof, so bagitu no kwa itu ramalan mo tolak lagi. Mar, kalo Angie bershio bagus di thn ini, adoh Prof, ngana musti berdoa deng ba puasa, deng kalo masih ada itu pokos2 dulu2 punya jangan lupa tambah akang itu. Kalau itu pokos2 dulu so abis lantaran so bakar, ngana cari ulang jo itu
Jadi maksud ini surat elektronik apa?, mo bilang kalu sistim peradilan nda butul?, jaksa salah?, hakim salah?.. Maunya angy bebas karna nda salah kang. Kiapa rupa senang dengar cuma 4 taonan dari tuntutan 12 taon?.. Kalu memang yakin nda salah, kenapa nda langsung banding jo?..
yah Pak Prof dang. itu pendapat Pak Prof, tapi depe kenyataan Prof pe anak itu so ada harta yang wah, dari mana?????
nah, smoga jo Pak Prof, Isteri, dan cucu2 tidak turut makang dari hasil itu!!!!!
Buah jatuh tidak jau dari pohonya io toh Prof??
nda mngkn papa mo se ular klu anak minta ikang! Bgmn om? Butul to?
Butul om tu ansye da bilang, anggie so lari dari pa TETE MANIS, jdi bnya skali dp cobaan, prtma dp laki kadua maso bui, mar samua itu bru awal om, kalu anggie nda babale pa TETE MANIS, qt so nentau apa le dp brikut? Maka.a om bilang2 akang padia, jang cuma disini om bawa2 nama TUHAN sarta d muka padia om tako mo bilang cuma gara2 om sayang padia,, kasiang dia om, masa dari kacili sarta so pai gonta dia bale blkng akang,, marah no katu TUHAN, butul nda om?
Sory om so se kuliah pa om, qt bkng pendeta mar kalu mo baku ambe soal alkitab kita le mau om.!
Cuma itu jo om qt p saran.. Mksh ne om?
Gb all
Ndak perlu kmentar balik terhadap komentar anda kecuali komentar yang mendukung saya sampaikannterima kasih, yang menydutkan saya doakan. . Yg usul saya dipecat diUnstrat, silahkan usulkan, Siapa takud?. Saya justru akan sangat bersyukur kalau dipecat (sesuai usulan oni?) atau tidak boleh memberikan kuliah Filsafat Ilmu (sesuai usulan pemerhati?) karena denga n demikia saya akan lebih banyak waktu melakukan tugas pemberian diri demi Kasih kepada Anak saya. Dengan diberhentikan di Unsrat, saya justru akan lebih banyak waktu untuk langsung menjadi ko nsultan bagi keluarga dan usaha anak saya. Banyak jalan ke Roma kan?. Ikuti saja Gus Dur: Emangnya Gua POikirin?. . Jadi, Sdr Pemerhati dan Roni: Usulan anda bagi saya : Makin Cepat Terealisir, Makin Baik. Yang saya pikirkan sekarang ini ialah untuk terus mendampingi dan mendoakan (dalam kejakinan Kristiani saya) Angy sampai ke Inkracht dan sampai dimana Tuhan menhendaki. Saya sudah cukup mencurahkan tenaga saya bagi Negara, sekarang prioritas saya untuk anak2 dan keluarga saya. Apapun resiko yang saya terima, termasuk usulan anda supaya saya dipecat, dihina, disudutkan, dsb, ndak masaalah bagi saya karena saya imani pemberiaan diri untu mendampingi anak2 dan mendoakan merea dengan tetap mengasihi mereka tanpa memandangt siapa dan bagaimana kejakinan dan tindak tanduk mereka kami orang Tua harus tetap mengasihi dan mendoakan mereka, The Power of Endless Love. Musuh aja kami Kasihi, apa terlebih Angy dan anak2 saya. Musuh aja saya Kasihi apalagi kalau cuma anda 2 yang sudah membantu mengkritisisi saya.
Dalam perkara Angy, apalgi Angy Mualaf, saya dinilai “gagal” oleh sejumlah orang. Saya menerima “attribut” tersebut.Saya tidak menyangkalnya. Tetapi apakah saya gagal atau sukses, atribut yang tidak dapat hilang ialah The Power of Love antara anak dan orang tua.
Saya menyaksikan betapa luar biasanya Tuha mengasihi saya. Ditengah tengah begitu banyak cedmohan, diterpa badai topan yang berat dalam perkaran Angy, tetapi ternyata samapai sekarang ini, dalam usia saya yang sudah hampir 69 Tahun, Tuhan Tetap Menolong Saya: Eben Haezar. Puji Tuhan: Sampai disini Tuhan sudah menolong saya, memberi kekuatan kepada saya memikul beban Salib (penghinaan, pencemohan, perkara Angy dsb) ini.
Saya akui Perkara Angy sudah melukai perasaan dan mungkin kehormatan anda sekalian. Untuk itu, saya moon maaf. Kalau saya TUHAN, saya pasti dapat menjadikan Angy sesuai dengankeinginan saya. Tetapi, saya cuma manusia berdosa, banyak kelemahandan tidak punya kekuasaan sedikitpun untuk menentukan jalan hidup anak saya, kecuali dengam Ora Et Labora, bekerja dan berdoa, bermohon.
Tidak semua permohonan dikabulkan Tuhansaat in, tetapikita semua Percaya Ada Maksud Tuhan didalamnya, dan maksud Tuhan itu pasti maksud dalam Rancangan Damai Sejahtranya. Syalom.
Kami sepenuhnya menyerahkan penilaian keberadaan Angy sepenuh nya ske proses peradilan yang resmi, proses yang “pro justicia” bukan pada “pengadilan publik, Pengadilan Media, dan Pengadilan subjective dari sejumlah komentator anda anda sekalian. Kami mengormati, tetapi tidak akan peduli terhadap “vonis publik”, Tuhanlah Penolong dan Gunung Batuku. Nasib kami tidak perlu digantungkan pada “manusia” tetapi kepada Tuhan sajalah Gembalaku dan Perlindunganku.
. Hak saya untuk bependapat dan mejakni Angy tidak bersalah seperti yang dituduhkan.Hak anda untuk menghakimi, mencemooh, menyalahkandsn kepada saya, saya hormati dan malahan saya doakan agar anda diberkati. syalom.Penilia
Prof klo yakin AS nda salah… berani mo banding? Coba jo.. klo nda dp bonus 3 taon
Yth pak Lucky,
Sebagai org tua, saya memahami perasaan bapak saat ini.Apapun pembelaan bapak buat Angie, tetap negative didepan masy, khususnya org Manado. Kalau Angie hanya seorg pegawai biasa diPemkot Manado, tidak seheboh beritanya seperti ini.Inilah risiko ditempat yg tinggi, semua mata memandang kearahnya. Tasalah sadiki,.. jelek atau bagus dikomentari. Ini pelajaran bukan buat Angie saja, tapi buat kita-2 ini, YG SUKA/AMBISI MAU DITEMPAT TINGGI,INGA-2 JAGA PRILAKUMU.!
Pak Luky, …Angie telah terjerat, karena dia telah .meninggalkan Tuhan yg mengasihi, yg rela menuntun jalan hidupnya. Saya percaya sampai saat ini , kasihNYA tak berobah karena DIA ADALAH KASIH.. DIA tetap mengasihi dan tangannya terbuka menerima Angie. Doronglah Angie kepada Kristus yg akan memulihkannya dan membelanya.
Kiranya Tuhan memberkati pak Lucky dan keluarga.
Saatnya Rektor Unsrat diuji…berani ndak pecat dan tidakperpanjang Prof Lucky..karena so ratusan kali tak hadir…eh malah mengaku dosen filsafat ilmu…..wah memang so bukan langgar statuta mar so beking statuta versi Prof Lucky…syukur jo cuma 1 periode………Torang so ikhlas prof….mar akui jo supaya torang so ndak lebe nae darah lia prof pe narsis di TV
Katakan TIDAK pada korupsi (TIDAK USAH RAGU RAGU) kan hukumnya cuma 4 tahun….ringan banget potong masa tahanan, lebaran, natalan, 17 agustus..Bebas deh ASYIIIIKKKKK
Beda nya apa deng PSK itu Prof??? Sama saja toh??? Malah dosa PSK lbh ringan drpd dosa Koruptor. Sebagai orang tua, sehitam apapun anak, tetap adalah bagian drpd orang tua. Didepan umum tetap hrs dibela mati2an, walaupun hati kecil tdk bisa dibohongi, bahwa sekalikoruptor tetap koruptor.
Heran, so bertahun tahun kita iko diskusi ini biasanya ada yang memihak biar dia so dapa lia salah skali. Sedang SHS so beking bagitu rupa sampe PilKada Minahasa so beking sedemikan rupa sampe tu SULUT tetap ada yg bela. Biar bela membabi buta.
Mar Prof Lucky dgn Angie pe Kasus , nyanda ada yang bela? so Prof nyanda ada kebenaran sedikitpun yang engkau katakan yang ada cuma pura pura nentau pura pura tidak bersalah. Bakaca stou kang?
Bad reputation for Pasca Unsrat, karena Prof Lucky bawa2 depe nama sebagai pengasuh mata kuliah Filsafat Ilmu….. hehehehee…..
Hadeeeh biar mo pake bahasa inggris leh mo pake seribu ayat2 Alkitab tetap toh terbukti KORUPSI….
Mohon..jangan berlindung dibalik kitab suci..karena apa yg anda lakukan sudah bertentangan dengan ajaran kebaikan dan kebenaran yg termuat di dalam kitab suci..
dari semua KORUPTOR (Angy kan sudah di vonis artix dia sudah ketambahan titel baru KORUPTOR) yg diekspos dimedia hanya angy yg di dampingi org tua pdh angy bkn anak dibawah umur yg perlu pendampingan…nasarudin tak di dampingi org tua,mindo tdk,andy malarangeng tdk,dll
salut buat ayah yg setia tapi maaf maaf kata ni prof,yg agak aneh buat sy:prof rajin sekali memberi komentar di media baik cetak,online maupun tv termasuk acara infoteimen pdh harusx PENGACARA yg punya HAK itu….
Prof bukan cari keuntungan jadi terkenal di seluruh INDONESIA krn kasus sang anak to….??!
#Sungguh “kejam” penilaian sebagian publik, dan media yang sudah memvonis Angy dan terus menerus memvomnis Angy sebagai “koruptor”, seolah olah Angy merupakan seorang “penjahat kakap” luar biasa.#
Prof sorry neh … Publik “kejam” apabila memang angie tidak melakukan korupsi, tapi apabila memang angie korupsi dan reaksi publik seperti itu apakah kejam? angie publik figur bukan? bahkan sebelum dia menjadi Anggota dewan “Yang terhormat”!
Kalo kita lia kata2 prof diatas sangat wise … bener2 wise .. ckckck, cuma sayang yang bilang itu Prof Lucky :-) no offense prof, tapi selama ini tidakan Prof sangat jauuh dari kesan wise.
kita juga lia kata2 prof diatas selalu back to the bible … bagus Prof, mar kan di katakan jangan mencuri dan jangan mengingini milik orang lain, bahkan dalam Roma 13:10 “Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.”
Prof selalu berbicara tentang Kasih, Power of Forgiveness, Power of Love … tapi satu pesan saja Prof … “Pembunuh dapat membunuh satu atau beberapa orang, tapi KORUPSI melenyapkan suatu bangsa dan Generasi”
-Mencuri sedikit atau banyak … di mata Tuhan sama dosanya,-
Salam,
Sam
Kita dilarang utk menghakimi orang lain, bukan hak kita untuk menghakimi tapi sebagai orang yg percaya, Untuk AS lebih cocok ayat Ibrani 6:6
SYALOM……… Prof
saya sebagai warga SULUT merasa kalo hukuman yg di terima anak Prof itu terlalu ringan, tapi mau di bikin apa lagi biarkan saja Tuhan yang akan datang mengadili AS… saya melihat waktu AS di katakan para saksi2 bahwa menerima UANG haram akan tetapi AS menunjukkan mimik sedih seolah-olah tidak melakukannya dan setelah hakim memutuskan hukuman 4 tahun 6 bulan AS sepertinya tersenyum gembira dengan hukuman hakim yg terlalu ringgan… itu menandakan bahwa kemunafikan di diri AS sanggat terlihat dgn tangisan biar org2 melihat kalo memang tidak bersalah dan setelah di vonis seyuman manis terlihat di wajah AS yang menerima hukuman yg begitu ringan… SORY KALO FOR QTA AS ITU BUKAN LAGI WARGA SULUT KARENA DIA MENCALONKAN DIRI SEBAGAI ANGGOTA DPR RI BUKAN DARI DAPIL SULUT… YANG MISKIN MAKIN MISKIN YANG KAYA KARENA KORUPSI TERSENYUM DENGAN BANGGA DGN HUKUMANNYA DAN TIDAK MERASA BERSALAH
Adohh,,ini Prof rupa Galau skali e..
Tenang kwa…butul dgn salah
Brat ato ringan nanti tu “HAKIM AGUNG” yg
Month adili krn angy itu dia yg punya bkn prof punya
Prof cuma dia ada titip akang di dunia
jika memang Angie tidak bersalah tunjukkan sumber dana Angie yang WOW gitu agar orang percaya dia mendapatkan uang dari cara yang benar……. tapi saya salut sama prof yang selalu mendampingi anaknya karna bagaimanapun cinta orang tua terhadap anaknya tak dapat di pisahkan>>>>>>
Akui saja prof sudah salah gak usah dibela belain. Tuhan tidk pernah mau membela orang yang melakukan dosa seperti koruptor tapi dia mengasihi. Orang yang sombong Tuhan akan remukan dan yang meniggalkan ajaranNya. Smart and clever it’s not just enough to become a wise man..Seek the Lord while He many be found and call unto Him while He is near.
Wow contoh ayah yang baik, mar bukan pemimpin yang baik, hukum tabur tuai. …… Prof Lucky lagi galau sampe keahlian berubah ubah torang kira lucky sondakh profesor di peternakan , ekonomi seperti yang ada tertulis diberbagai dokumen di prosiding di Unsrat , kiapa so filsafat. Namun katu ini contoh buat samua ternyata berkat berkat jasmani dapat membawa bencana. Its time prof to change and repent. Pembelaan prof dimaklumi, mar prof jujur juga dapa lia prof Lukman eh Luky ada merendah mar ada di atas gunung. I hope you understand this as a lesson learn.,