Manado – Gubernur Sulawesi Utara, DR Sinyo Harry Sarundajang saat memberikan sambutannya mengatakan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan letak gegrafis yang berada pada pertemuan 4 lempeng tektonik, telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara rawan bencana.
“Seminar ini sangat tepat mengingat di Sulawesi Utara secara geografis berada di tepian Pasifik dan merupakan salah satu daerah kepulauan terbesar yang memiliki beberapa gunung api yang aktif dan terdapat enam patahan aktif sehingga Sulut merupakan daerah yang rawan bencana,” katanya dalam seminar kerjasama antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut dengan JICA Jepang tersebut.
Dia menambahkan, sosialisasi tentang bencana sangat dibutuhkan masyarakat untuk memelihara keseimbangan, keserasian dan kelestarian fungsi lingkungan hidup untuk dilaksanakan dengan melihat kompleksitas dan demografi. Dan pertumbuhan sosial ekonomi Indonesia maka langkah-langkah progresif yang terkoordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan kota serta pihak swasta dalam rangka meminimalisir dampak apabila terjadi bencana.(jrp)
