Agama dan Pendidikan

Sondakh : Mapalus Cuma For Makan Bersama

MANADO – Mapalus seyogiannya adalah sebuah kebanggaan masyarakat yang ada di desa. Sebab dalam mapalus tersebut ada semacam relation culture serta culture action, hal ini disampaiakan Prof. DR. Lucky W. Sondakh, MSc.

“Saat ini telah terjadi perubahan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam Mapalus di minahasa,” paparnya.

Lebih lanjut mantan Rektor Unsrat ini menambahkan bahwa budaya mapalus di Minahasa saat ini tingal menyisakan nilai yang terkesan hanya untuk makan bersama atau berkumpul.

“Mapalus dalam realitas saat ini tinggal bernilai sebagai ajang untuk kumpul bersama untuk makan, sudah bukan untuk “culture action” lagi,” tutupnya.(gn)

Satu tanggapan untuk “Sondakh : Mapalus Cuma For Makan Bersama”

  1. Tks pikiran kami yang go public melalui berita Manado.com. Boleh sedikit koreksi toch…maksud ssaya bukan “clture action” tapi “collective action”. Sudah bagus tentunya Komunitas dalam wadah “mapalus” dapat menguimpulkan orang untuk”makan bersama” karena banyak hal konflik dan persoalan yang terselesaikan melalui “makan bersama”. Hanya saja, supaya lebih produktif lagi…mapalus itu harus menghasilkan “collective action” (keputusan dan aksi bersama) dalam meningkatkan daya saing ekonom i lokal….sampai sekarang ini “collective action” itu potensinya ada tapi belum terreaalisir secara signifikan….bagaimana?…mohon komentar balik….Eh…slamat menyongsong Natal Kristus…GBU

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara