
Manado – Berkurangnya pasokan BBM jenis solar di SPBU tentu sangat menyulitkan para sopir terutama sopir angkutan umum maupun truk pengangkut barang. Pantauan beritamanado, kelangkaan solar sudah terjadi hampir dua pekan.
“Kami tidak tahu masalahnya apa, namun yang pasti kelangkaan solar ini sangat merugikan masyarakat karena pasti akan berpengaruh pada aktifitas angkutan umum,” ujar Decky, sopir bus Manado-Tomohon.
Hal serupa dirasakan para sopir pengangkut barang. Beberapa sopir kepada beritamanado mengaku, mengalami keterlambatan menyuplai barang serta makanan dan minuman kemasan ke agen distributor maupun toko.
“Karena kesulitan solar suplai barang sering terlambat, akibatnya konsumen mengalami kesulitan mendapatkan barang maupun makanan,” tukas Agus Nendra, sopir bus yang kesehariannya menyuplai barang ke Pasar Calaca.
Pantauan beritamanado, hingga Selasa (25/9) hari ini, antrian panjang masih terjadi di semua SPBU di Kota Manado dan sekitarnya. (Jerry)
