Berita Utama

Soal KM Julung-Julung di Minsel, Tamon Akui Masih Kurang Sosialisasi

Soal KM Julung-Julung di Minsel, Tamon Akui Masih Kurang Sosialisasi
Bupati Tetty Paruntu, foto dengan latar belakang KMP Julung-julung

Amurang—Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Minahasa Selatan, Jimmy Tamon, SE mengakui kehadiran KM Julung-julung di Pelabuhan Penyeberangan Kapal Feri Amurang sedikit sosialisasi. Artinya, pihaknya masih akan melakukan sosialisasi. Supaya, warga yang ingin bepergian ke Toli-toli maupun Tarakan Balikpapan bisa melalui pelabuhan Amurang.

‘’Saya baru mendengar, kalau banyak warga tidak tahu soal kehadiran KM Julung-julung melalui Pelabuhan Penyeberangan Kapal Feri Amurang. Tetapi, sebetulnya pihaknya telah melakukan sosialisasi ke masyarakat secara umum,’’ kata Tamon.

Bahkan, jelas Tamon sosialisasi sudah dilakukan hingga ke masyarakat kecil. Pihaknya bekerjasama dengan kecamatan dan kecamatan menyurat sampai ke desa-desa dan kelurahan soal KM Julung-Julung.

‘’Termasuk, sosialisasi soal jadwal sudah melalui media cetak dan elektronik di Minsel. Hanya saja, Tamon akui akan sosialisasi kembali. Dengan memasang pamplet atau stiker baik di tempat-tempat keramaian yang ada di ibukota Minsel dan pasar, tokoh dan supermarket di Minsel,’’ jelasnya. (and)

Satu tanggapan untuk “Soal KM Julung-Julung di Minsel, Tamon Akui Masih Kurang Sosialisasi”

  1. Semoga sudah di lakukan analisa pasar dan kebutuhan masyarakat utk rute ini. Apa banyak masyarakat yang mo pake sarana transportasi ini ke tempat tujuan yang sudah di data. Jangan sampe mubasir ini pelayaran kong bilang masyarakat ndak suka pake atau lewat jalur ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara