Manado – Berbagai pertanyaan sejumlah warga korban bencana di Kelurahan Sario yang mempertanyakan keseriusan pemerintah Kecamatan Sario dalam penyaluran bantuan.
Pasalnya, puluhan kepala kelurahan yang menjadi korban bencana mengaku tidak mendapatkan terdata sebagai penerima bantuan Sewa Hunian Sementara (Suntara).
“Kami ini mempertanyakan alasan pemerintah yang tidak mendaftarkan kami sebagai penerima bantuan. Seharusnya pemerintah kecamatan yang secara langsung melihat dan mengetahui secara pasti kondisi di lingkungan kami yang rusah karena banjir. Apakah pemerintah sudah tidak peduli dan mengakui kalau kami warganya,” kata Deasy Mamesa, warga Kelurahan Sario Utara.
Menanggapi hal itu, Camat Sario Trestje Mokalu menegaskan bahwa pihaknya sangat serius dan sedang mengupayakan agar seluruh warga yang ada di Kecamatan Sario menerima bantuan Suntara tersebut.
“Warga harus mengetahui bahwa bukan Kecamatan atau saya sebagai Camat sebagai penyalur bantuan. Tapi dari BPBD langsung yang menyerahkan dana bantuan berdasarkan data BNPB. Jadi, saya sangat berharap, warga memahami hal itu,” tutur Mokalu.
Ditambahkannya, pihaknya telah mengajukan data baru ke BPBD atas sejumlah warga yang belum terdaftar. Dan tentunya, data tersebut akan diteruskan ke BNPB agar mendapatkan tambahan bantuan.
“Sudah banyak keluhan yang datang dari masyarakat. Kami sudah mengupayakan agar lewat BPBD Manado kembali melayangkan proposal untuk penambahan anggaran. Karena saya sendiri sangat heran kenapa warga kami sebagiannya tidak mendapat bantuan Suntara tersebut. Tapi kami sudah mengupayakan, tinggal meminta kesabaran warga,” tandasnya. (leriandokambey)
