Kota Tomohon

Siswa SMA Kristen 2 Binsus Tomohon Dibekali Pendidikan Antikorupsi

Siswa SMA Kristen 2 Binsus Tomohon Dibekali Pendidikan Antikorupsi
JWT Lengkey saat membawakan materi di Aula SMA Kristen 2 Binsus Tomohon.

Tomohon – Ratusan siswa SMA Kristen 2 Binsus Tomohon Sabtu (29/09/2012) dibekali dengan pendidikan antikorupsi yang bertajuk modul pembentukan karakter generasi antikorupsi oleh Ir Johny Willem Turangan Lengkey atau yang kerap disapa JWT Lengkey, salah satu pegiat antikorupsi di Sulut.

Dalam pemaparannya, pendiri INCEOr Sulut ini mengatakan bahwa pembentukan perilaku antikorupsi kepada pelajar harus dimulai sejak dini sehingga pelajar tidak hanya memahami tetapi mampu juga menerapkannya. “Pelajar aset bangsa, sehingga maju mundurnya negeri ini di masa depan tergantung pendidikan yang mereka terima sejak dini. Kepada pelajar harus ditanamkan nilai-nilai luhur agar terhindar dari perilaku koruptif, karena penyebabnya terjadi korupsi di negeri ini utamanya adalah dekadensi moral yaitu hilangnya nilai-nilai terpuji yang kita miliki,” ungkapnya.

Dijelaskannya, manfaat pendidikan antikorupsi ini membuat para pelajar termotivasi menjadi contoh yang baik di lingkungan sekolah, terbentuknya nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian, kegigihan, kepedulian, disiplin, kreatif, kebersamaan, kesederhanaan sehingga semakin banyak pelajar terpuji di lingkungan sekolah. “Lembaga pendidikan mestinya tidak hanya melahirkan kaum intelektual, ilmuwan yang pandai, cerdas dan terampil atau aparatur yang dibekali berbagai kemahiran dan keterampilan yang mendukung aktivitasnya, Tetapi juga harus ampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki rasa, memegang nilai religious dan moral yang salah satunya adalah antikorupsi,” terang pemegang moto konsisten, apa adanya dan tidak jumawa ini.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Kristen 2 Binsus Tomohon Dra Martha Lantang mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari pihak sekolah untuk memberikan pemahaman yang lebih tentang antikorupsi kepada para siswanya. “Kami memang mengundang Pak Lengkey sebagai pegiat antikorupsi di daerah ini untuk menjadi narasumber sekaligus pemateri. Dan diikuti oleh seluruh siswa, dari kelas 10 sampai 12 yang berjumlah dua ratusan lebih,” ujarnya. (req)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara