
Bitung – Proses pembersihan masih terus dilakukan pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Bitung.
Proses pembersihan sendiri dipimpin langsung Komandan Kodim (Dandim) 1310 Kota Bitung, Letkol Inf Deden Hendayana.
Menurut Deden, setiap hari ada ribuan orang yang diturunkan ke lokasi-lokasi bencana melakukan pembersihan dengan dibagi kelompok-kelompok kerja.
“Hari keempat ini ada 1.843 orang yang melakukan pembersihan di lokasi bencana, itu sessuai dengan perhitungan di apel tadi pagi,” kata Deden, Kamis (16/02/2017) di Media Center Penanganan Bencana Kota Bitung.
Hari sebelumnya kata dia, ada 2.675 orang yang melakukan pembersihan, itu belum termasuk yang ikut bergabung di lokasi bencana.
“Ribuan orang ini terdiri dari TNI, Polri, ASN, THL dan relawan serta masyarakat,” katanya.
Dan memasuki hari keempat, kata dia, pembersihan lokasi bencana di Mawali sudah 100% selesai. Begitupula dengan di Pintukota, sudah 100% namun kembali terjadi longsoran di beberapa titik sehingga proses pembersihan kembali dilakukan.
“Saat ini kita fokus ke wilayah Aertembaga, terutama di Tandurusa yang memang kondisinya paling parah untuk melakukan pembersihan,” katanya.
Ia juga mengatakan, jumlah personil yang melakukan pembersihan diprediksi bakal bertambah pada hari Sabtu (18/02/2017) nanti.
“Hari sabtu nanti bakal ada sejumlah organisasi kepemudaan dan Ormas yang menyatakan akan ikut melakukan pembersihan,” katanya.(abinenobm)
