Kota Tomohon

Setahun Kepemimpinan JFE. FPG: Masyarakat Yang Nilai, Sembel: Pemerintahan Stagnan

Setahun Kepemimpinan JFE. FPG: Masyarakat Yang Nilai, Sembel: Pemerintahan Stagnan
Plt Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE Ak.

Tomohon – Setahun kepemimpinan, berbagai penilaian diutarakan sejumlah elemen masyarakat Kota Tomohon terhadap kepemimpinan Jimmy F Eman SE Ak (JFE), sebagai Plt Walikota Tomohon saat ini. “Silakan tanyakan kepada masyarakat dan biarlah masyarakat yang nilai,” ujar Hofny Kalalo, salah satu anggota DPRD Kota Tomohon kepada sejumlah wartawan Senin 9 Januari 2012.

Lanjut dikatakan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Tomohon ini, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan dibenahi Eman untuk mempercepat pembangunan di Kota Tomohon. “Dan yang penting saat ini salah satunya adalah penempatan kepala SKPD yang harus sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Contohnya Kepala Badan Pemerintahan Kelurahan/Desa (BPM-PKD) Pemkot Tomohon yang dijabat oleh seorang dokter (dr Deesye Liuw, red),” ungkapnya.

Sementara itu, F-PDIP melalui sekretarisnya Drs Paulus Sembel secara tegas menyatakan bahwa JFE belum memberikan suatu hal yang berarti bagi masyarakat Tomohon. “Jalannya roda pemerintahan stagnan dan belum ada kemajuan yang berarti, mutu pengawasan pemerintahan dan pembangunan rendah sekali, koordinasi antara eksekutif dan legislatif masih kurang, proses pengisian wakil walikota yang belum ada kejelasan, pengelolaan keuangan masih belum tertib, perencanaan pembangunan kurang terarah jika melihat RPJPD, RPJMD termasuk RTRW,” tegasnya.

Menurutnya bukan hanya itu saja, saat ini banyak birokrat/PNS terjebak masalah moral, infrastruktur belum ada peningkatan, kesemrawutan kota semakin bertambah, keluhan warga tentang indikasi pencemaran geothermal kurang disikapi, kewajiban ke pihak ketiga yang disebut ‘hutang’ belum sepenuhnya terealisasi, antisipasi bencana alam sangat lemah, banyak muncul masalah sosial, TPA belum tuntas, masalah lingkungan mengemuka, masalah di bidang pendidikan banyak dipersoalkan warga, banyaknya temuan KPK ditahun 2011 dan lain-lain,” ungkapnya.

“Yang kondusif adalah bidang keamanan dan yang perlu saya apresiasi adalah bidang perindag, koperasi, pertanian dan penanaman modal meningkat ratusan persen capaian kinerjanya. Saya juga mengapresiasi kinerja dari birokrat seperti Ervinz Liuw, Albert Yani Tulus, Ronny Lumowa, Jemmy Mathindas, Jeane Bolang, Camat Tomohon Selatan Robby Kalangie dan Camat Tomohon Barat Toar Pandeiroth. Jadi walikota harus berani ambil terobosan dan harus tegas bersikap dalam mengambil keputusan-keputusan strategis. Kurangi juga kegiatan bersifat seremonial. Walikota juga harus berani rombak kabinet dan dapat menempatkan pejabat sesuai the right man on the right job,” kuncinya Sembel. (iker)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara