Berita Utama

Selangkah Lagi Raih Gelar Doktor

Vicky Tanor, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa
Vicky Tanor, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa

Tondano – Selangkah lagi raih gelar doktor. Itulah yang akan dialami Vicky Tanor, Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Minahasa. Rabu (28/8) kemarin, Tanor baru saja menyelesaikan satu tahapan ujian doktoral di Manado. Selanjutnya dijadwalkan akan mengikuti ujian terbuka promosi doktoral di Universitas Negeri Jakarta September mendatang.

Setelah ujian terbuka, maka pengukuhan akan dilakukan pada upacara wisudah doktor penuh. Tanor sendiri saat dihubungi BeritaManado.com Rabu malam kemarin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga, kerabat, sahabat, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa ini berharap.

“Saya juga secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada BeritaManado.com yang terus memberikan dukungan dalam persiapan ujian doktoral ini maupun tugas sehari – hari sebagai Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Minahasa. Semoga kedepan kerja sama yang terjalin saat ini akan tetap ada,” ungkap Tanor. (ang)

19 tanggapan untuk “Selangkah Lagi Raih Gelar Doktor”

  1. Mohon maaf To: Ruben Efraim dll,saya kuliah dgn sebaik-baiknya, saya kuliah dengan mendapatkan ijin belajar dari walikota manado karena saya tugas di manado. Saya kuliah dengan susah payah, papa saya seorang guru dan sudah meninggal, tinggal ibu saya seorang guru. tapi saya ingin kuliah, uang kuliah saya terbantu dengan beberapa beasiswa yang saya dapatkan. dulu saya hanya seorang guru SD di manado tetapi dengan kuliah S3 saya dipanggil kadis diknas mdo pindah ke diknas, dan di percayakan menjadi penanggung jawab penuh/ketua Penerimaan murid baru ONLINE se Kota Manado 2 tahun terakhir, maupun tugas2 lain yang diberikan ke saya. begitu juga dengan pak viki bisa di lantik dan di percayakan kadis saat ini, berarti Bupati minahasa punya penilaian tersendiri. Kalau anda berani silahkan gugat pada pihak yang berwajib bahwa kami hanya membeli ijazah ataupun tidak kuliah, jgn sewot di dunia maya, saya tunggu. Tapi hati2 mencemarkan nama baik orang bisa di tuntut balik. Marilah kita berpikir positif dan memberikan dukungan yang positif, yang terakhir sebelum ayah saya meninggal, beliau katakan “Education can change our life – pendidikan dapat merubah kehidupan kita”. Maaf saya hanya meluruskan saya. God Bless Us

  2. Saudara sekalian, apapun alasan yg dibuat, coba tanya kepada yang reguler skolah Doktor, tidak gampang. Apalagi semua mereka yg katanya pejabat dan ointar pintar curi waktu, artinya tidak full time bersekolah seolah olah reagen Sumeke membela Vicky. Jawab jujur boleh sp skolah doctor komg curi curi waktu?… Apalagi di Jakarta, berapa lama dia disana. Artinya boleh kan berminggu minggu pejabat keluar daerah karena skolah…,.. Aturan pegawai negeri jika bersekolah ijin belajar agau tugas belajar. Kalau cuma pigi pihi bagitu artinya tidak serius skolah apa tareen kalau nda fulus yg bicara. Semua pejabat yg dibilang diatas itu curi waktu tidakmtugas belajar, perarti peraturan PNS saja sudah dilanggar. marilah kita jujur tetap program ini sangat tidak masuk akal, hanya alasan saja Sumeke membela. Jadi tidak etis, melamggar moral akademik cara skolah seperti itu. Sedangkan soal curi waktu so melanggar aturan PNS apalagi proses kuliahnya. Apapun alasannya tidak dibenarkan pejabat sekolah tanpa inin belajar dan tugas belajR, kalau begitu harus lepas jabatan. Kenapa hal itu di berlakukan hanya kepada segelintir org. Bukan sewot mar cara seperti ini sangat tidak baik. Bekerja saja toh dgn tu jukkan prestasi. Atau mungkin di pemkab Minahasa so nda ada kerja ini pejabat kurang bolak balik jakarta cari gelar dan mengabaikan pekerjaan. Atau juga universitas jakarta sudah menghalalkan segala cara dengan menjual gelar. Ya…..memang so ada gejala, semua PT di jawa begitu seperti Brawijaya juga univ lainnya yang penting kuat fulus. Gejala ini merusak tatanan akademik saja

  3. Buat teman2 sekalian, Saya kenal dgn pak viky tanor sejak Juli 2010. Pak viky bisa selangkah lagi mendapatkan gelar doktor dengan susah dan payah,banyak pengorbanan, jadi kalau kalian katakan pak viki itu tidak kuliah anda itu salah, kalau anda katakan menghabiskan uang negara anda salah, pak viki menggunakan uang pribadi. Pak viki itu tahu membagi waktu, kalau anda ingin bicara bahasa inggris dengan pak viki, pasti dengan senang hati di layani. teman-teman kuliah pak viki yaitu kepala bappeda bolmut asripan nani, kepala biro keuangan pemrov sulut praseno hadi, menteri dalam negeri Gamawan fauzi, dll. jadi marilah kita berpikir positif dan memberikan dukungan dan support buat pak viki.
    Jurusan:Human Resource Management (MSDM-HRM) angk 2010. S3-pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
    saya “reagen sumeke” ketua kelas

  4. Hinne matov syevet gim yachad love kayil be love koakh kiim berukhi amar adonai zebaoth…syalom alechem kahverim be Yeheshua hammasiah hodu Adonai leh-it raot le-hit ra-ot…

  5. Tulisan saya banyak Doktor sekaligus prof yang miskin karya ilmiah atau karya tulis..di SULUT…On the bext there are so many challange??? Saya pada tahun 2011-2013 sudah ada hampir berapa puluh research…bahkan hampir 800 opini yang saya tulis yang dipublikasikan di hampir 35 media baik di Sulut, Indonesia bahkan luar..Yang saya bingung sekarang banyak yang bergelar S3 tanpa satu pun metodology research dan dipublikasikan. Bahkan lebih ajaib lagi tidak pernah menulis dijurnal.. open your mind please, and think out the box please make it that all the best..i know it the great aim and goal of education it’s not a knowlegde but an action..Keep going writting what are the things, so that man and other who knows and appreciate in you….I’M so shy to say who am i?? i am a candidate doctor but there is no made??? what for?? Kalo S3 ekonomi harus kuasai english language even TOEFL—Testbof an English Foreign Language….Kalo DR hukum harus kuasai bahasa Belanda, Dr Teknik–Bahasa Prancis, Dr Filsafat—Bahasa Yunani, DTh (Doktor Teologia) harua kuasai Biblica Hebraica stuttgartensia atau bahasa Ibrani….Doktor Kedokteran—–Bahasa Latin…STOPN Plagiat baik skripsi, thesis dan disertasi…. SUKSES buat kandidat Dr Vicky Tanor…my message about you, what do you have all these things from the Lord..

  6. saya sangat malu jika ada pejabat minahasa seenaknya ambil gelar doktor tanpa kuliah dan cuma dibayar.

  7. Jiaaah, kyp samua pd sewot vicky dapa gelar doktor? Buat nyaku tdk masalah! Persoalan dya dapa itu dgn cara dya kuliah ato nyanda dya pe urusan. Kan dya sendiri yg akan mempertanggungjawabkan dya pe gelar. Skrng kita tanya, sapa yg jamin DR.SHS, DR.VGSL ada butul2 duduk di bangku kuliah, sedangkan drg org sibuk samua.Ato Kalu drg btl2 kuliah kg dapa gelar berarti drg jago ator waktu termasuk Vicky Tanor. Jadi jgn larang2 vicky tanor month jadi Doktor. UUD 45 blg semua masyarakat berhak mendapatkan pengajaran.

  8. Banyak argumen kontra and pro, tapi terlepas dari hal di atas,saya sedikit memberikan pandangan tentang strata doktor,istilah,asal yaitu, olympic7.blogspot.com/2013/04/term-of-doctor.html
    Jadi doktor merupakan sesuai dgn kesimpulan di situ.

    Lama program doktor berbeda sesuai jenjang bidang yg diambil,yg paling lama adalah jika sesorang mangambil Ph.D gelar. 5-7thn dan yg lain 3-5 tahun, disertai dgn disertasi penilitian asli (untuk Ph.D)

    Disertasi adalah bukti tertulis sesorang mencapai gelar tertinggi dengan syarat tertinggi yg diuji sesuai standard keilmuan dan berbeda dengan buku-buku atau tulisan ilmiah,atau dll,karena asli penelitian. Itu untuk mereka yg memegang PhD, MSc (cuma itu yg saya ketahui}

    Ada didertasi yang telah saya baca secara keilmuan, sumber keaslian, metodologi dan keakuratannya tidak memenuhi syarat sebuah disertasi penelitian karena hanya berupa asumsi dan tidak bisa dibuktikan. Saya berikan contoh, “Internet sebagai Pemerintahan Baru” Ini adalah sebuah asumsi, dan tidak bisa menjadi disertasi, hanya setara buku atau tulisan karena tidak bisa dibuktikan saat ini,dan nanti terbukti 50 atau 100,1000 datang itu will be or will be go! Disertasi atau thesis untuk MSC dan sarjana bukanlah suatau ASUMSI, ATAU PERKIRAAN, DAN JIKA DALAM BENTUK ASUMSI BISANYA SCINTIFIK,PAKAR MEMBUAT BUKU2, PUBLIKASI ILMIAH TULISAN ILMIAH, TULISAN POLITIK, TULISAN EKINOMI.

    Dari issue diatas yang menjadi pertanyaan saya, apakah ada pergegeseran dalam dunia pendidikan tinggi di indonesia dalam istilah DISERTASI, yg lebih memberikan kemudahan, pencapaian untuk strata S3, dimana saya melihatnya lebih rendah kualitasnya dari thesis yg merupakan penelitian terbuki, handal, akurat.

    Kesimpulan: Jika ingin tetap mempertahankan reputasi sebuah universitas sebaiknya hanya bisa diberikan gelar doktor kehormata Dr (HC) untuk orang2 yg dianggap layak tanpa harus merusak nilai universitas itu dgn memberikan gelar doktor dengan disertasi yg tidak layak yg hanya setara buku2, tuliasan, dll yg hanya berupa asumsi. Dan menimbang begitu banyaknya orang2 intelektual produk universitas yg harus mati menyedihkan, di penjara sejak saman aristotles, plato, dan puncaknya pada abad pertengahan, maka tidak bisa direndahkan nilai sebuah universitas dengan sesuatu nilai yg lebih rendah.
    Mengingat: kehidupan universitas tidak lepas dari dana adalah kesalahan sistem jika menjual paling berharga tapi sedikit (Nilai doctor secara ekonomi tidak bermakana untukuniversitas)

    Menimbang ke-2X: Secara politis memeberikan nilai tambah tapi memiriskan karena yg lain berjuang sampai nyawa hilang,dipenjara dan sekarang dijual kepada mereka.

    Menimbang ke-3x: Kiapa so ngoni professor2 di universitas? so pece so ini gelar kong lei ngoni so nimau mo pake, kong somo suka mo pake gelar menteri, Kepala2,dll iyo tock, coba jo ngoni inga dia pe makna sejarah mengapa pimpinan univeritas nyanda pake kepala universitas mar REKTOR

    Menimbang ke4x: Jika soterjadi pergeseran nilai bilang2 kwa,deng sosialisasi akang supaya lei masyarakat deng kita, deng itu Choi Tak-Chung diatas nyanda banyak mo ba argument mar mana dang itu Tout Mou Cao Tsu? nyanda ada dia?

  9. Kaiang pejabat di Sulut,,byk yg baku rebe cari gelar Doktor Karbitan, Doktor bayaran, Doktor ndk jelas, DOKTOR yg ndk bisa bahasa Inggris ato yg lain, mar ndk heran ley, sedangkan Rektor Unsrat,,,yg bergelar Prof.Dr.SH.MH,,,ndk bisa bahasa inggris apalagi dia pe dosen-2,,

    Memalukan para birokrat yg bergelar DOKTOR SULUT, ndk berkwalitas, soalnya ambe jg di Univ ndk berkwalitas, hasilnya seperti yg torang liat,,,,BOBROK,,!!!!

  10. Saya sangat sangtat kuatir karena Vicky Tanor ini masih muda, nantinya akan jadi penentu di kabupaten Minahasa twrutama Tondano yg saya cintai sebagai kampung halaman saya, ini menjadi preseden buruk, sangat buruk pejabat muda kena penyakit membangun citra sangat berbahaya, baru jadi kepala dinas yang super sibuk eh jalan jalan ke jakarta cari gelar. Universitas Negeri Jakarta itu IKIP Jakarta dulu. bukan Universitas Terbuka.
    Seperti tanggapan support dari SOS dan ALOK Tondano, saya sangat tidak setuju akan pengumuman pencitraan ini. Masih ada waktu Vicky mw menjadi pemimpin yang baik. Jangan habviskan uang negara untuk sekolah pribadi, tapi pakai itu untuk bangun pasar yang bagus layak dan modern. Semoga mar kita ragu, dapa lia sejak dari camat nyanda bagitu dia

  11. kalau gelar doktor pasti murni dicapai dan harus melalui kuliah. bedah kalau s1 dan s2 bisa dibeli. tapi sisi lain yang kita mo bilang bahwa kalu mo dapa gelar s3/doktor kong mo expose di koran itu dp nama makang puji. ini namanya pejabat makang puji dan sombong. buktikan kinerja anda dan jangan hanya show gelar di publik. biar ngana doktor kalu ndak sesuai dengan skill dan kemampuan ya percuma saja. belum ujian saja dan belum lulus so kase tunjung di publik apalagi kalu so ujian. paling dia bayar sandiri itu iklan for mo pampang ucapan selamat di media. jadi pejabat jangan makang puji dan sombong!!!!!!!!

  12. PENYAKIT YANG SALAH,
    SEMUA KEPALA DINAS IKUT IKUTAN SEPERTI SHS AMBIL DOCTOR, TAPI KAPAN KULIAHNYA

    MARI KITA SEMUA JANGAN RAKUS, KEALA DINAS SUDAH CUKUP MASIH KURANG TAMBAH GELAR LAGI. APA DENGAN GELAR DOCTOR PELAYANAN AKAN LEBIH BAIK, ATAU AMBISI INGIN LEBOH LEBIH DAN LEBIH MENJADIKAN PARA BIROKRAT SEMAKIN SERAKAH.
    TANGGUNG JAWAB SHS HARUS DIJELASKAN…JUGA. PAK SINYO HARUS KLARIFIKASI BAHWA TIDAK SEMUA BIROKRAT HARUS SEPERTI DIA. DIAKUI MEMANG SHS PINTAR, TAPI MUNGKIN KEINGINAN BIROKRAT LAIN MENJADI SEPERTI SHS TIDAK GAMPANG.
    KITA MEMBENTUK ORANG ORANG MUNAFIK, BIROKRAT BUKAN AKADEMIK. BUATLAH A CLEAR LINE. SEHINGGA PROSES PENDIDIKAN KITA BUKAN KARENA MENCARI GELAR.
    AKIBAT YANG TERJADI GELAR DOCTOR JADI BEGITU MURAH. DAN DIBALIK ITU MENUNJUKKAN DI INDONESIA SEMUA BISA DI BAYAR.
    BUAT SAUDARA VICKY MASIH MUDA, TIDAK USAH IKUT IKUTAN SENIOR SENOIR KALIAN YANG MERAIH GELAR TINGGI DENGAN CARA APAPUN.

    SANGAT KENTARA SEBAGAI BIROKRAT VICKY TIDAK DUDUK DIBANGKU KULIAH. MAU JADI DOCTOR GAMPANGAN? BERITA MANADO JUGA JANGAN PUJI PUJI ORANG ORANG SEPERTI INI. KALIAN JUGA HARUS LIHAT PRODUK ORANG BIROKRAT SEPERTI INI YANG NANTI NYA MEMEGANG ESTAFET KEPEMIMPINAN YANG CENDERUNG CARI GAMPANG GILA KEKUASAAN, NANTI NGONI PE ANAK ANAK JADI SUSAH BERSAING, KARENA MODEL VICKY BAGINI AKAN CENDERUNG MERAIH KEKUASAN UNTUK DIRI SENDIRI DAN KELUARGA.

    BELUM TERLAMBAT SAUDARA VICKY BERTOBAT DAN TIDAK USAH JADI DOCTOR. NYANDA KULIAH PI BAYAR DI JAKARTA.

    SEMOGA ..KAMU BACA INI KOMEN, KARENA KAMU TIDAK AKAN MENJADI PEMIMPIN YANG BAIK BERGUNA BAGI MASYARAKAT HANYA BERGUNA BAGI DIRI SENDIRI DAN KELUARGA. DAN ITU DILAKUKAN OLEH BIROKRAT SEMUA SKARANG INI. SO KAPAN ADA PERUBAHAN DI INDONESIA???????????

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara