
TOMOHON, beritamanado.com – Sekretaris Daerah Kota Tomohon DR Arnold Poli SH MAP membuka Sosialisasi Pengembangan Minat dan Budaya Baca yang diselenggarakan oleh Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Tomohon di aula lantai III kantor walikota, Kamis (14/04/2016).
Saat menyampaikan pesan Walikota Tomohon, Poli mengatakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan menghadapi tantangan globalisasi sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih serta peningkatan kualitas pelayanan publik maka perlu ada pengembangan sumber daya manusia yang profesional di bidang perpustakaan.
“Pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan sebagai instansi pengelola karya tulis, karya cetak dan karya rekam dengan sistem yang baku perlu mendapat perhatian guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian dan pelestarian informasi dan rekreasi bagi pemustaka. Mengacu UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan dan UU nomor 4 tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak karya rekam maka perlu dilaksanakan pengembangan dan pembinaan bagi para pengelola perpustakaan agar semakin handal dan kreatif dalam melakukan inovasi pengembangan perpustakaan,” ujarnya.
Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Tomohon Jeanet Tumurang SPd didampingi Ketua Panitia Emma Polii SPd mengatakan bahwa sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat, mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan bertanggung jawab.
“Sosialisasi pengembangan minat dan budaya baca ini bertujuan agar pengelola perpustakaan dapat mengaplikasikan dan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu bagi para pengelola perpustakaan harus memiliki sumber daya manusia yang berpotensi dengan pelatihan khusus di bidang perpustakaan dengan harapan agar melalui ini peserta dapat mengembangkan perpustakaan serta meningkatkan minat dan budaya baca demi tercapainya tujuan pembangunan Kota Tomohon di bidang perpustakaan,” ujar Tumurang. (ray)
