Berita Utama

Sekda Minsel Berang dan Kecewa, Kepala Dinas dan Camat “Tumingkas” Saat Bimtek

skpd minsel tumingkas a

Amurang – Bimbingan Teknis (Bimtek) penulusuran aset Barang Milik Daerah (BMD) Bagi Pejabat/Pegawai Pengelola BMD di Kabupaten Minsel yang diprakarsasi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Minsel.

Dibuka oleh Asisten III Drs. James Tombokan dengan menghadirkan pembicara yakni Abdul Rahim Fahmi Ketua Asistensi BPKP Sulut dan Kepala Sub Auditor II BPK RI Bagus Pandja.

Sayangnya ditengah bimtek yang cukup penting ini, dimana penulusuran aset BMD yang menjadi salah satu kriteria penilaian BPK RI, sehingga terundang seluruh kepala-kepala dinas, pengelola keuanan alias bendahara dan para camat tak berjalan sesuai lancar.

Betapa tidak, usai pembukaan bimtek peserta khususnya para pejabat Minsel mulai hilang satu per satu, sampai nampak yang mengikuti bimtek diatas hanya puluhan staf dan beberapa kepala dinas, sekretaris dinas dan camat.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, Sekda Minsel Drs. Danny Rindengan menghadirinya dimana ada laporan tentang banyak peserta termasuk pejabat dan para camat “pamit” diam-diam.

Melihat peserta tinggal perutusan lebih tepat dan umumnya tinggal staff saja. Sontak saja melihat fenomena ini, saat Kepala Sub Auditor II BPK RI Bagus Pandja pulang usai memberikan materi. Meski masih ada satu materi lagi, langsung di diambil alih oleh Sekda Minsel.

“Kalau bimtek diluar daerah pertama minta tanda-tangan tugas luar adalah kepala dinas itu sendiri. Tapi kini saat bimtek seperti ini hanya perutusan yang hadir. Kepala dinas serahkan ke sekretaris, begitu pulah sekretaris diserahkan ke kepala bidang dan seterusnya sampai pada staff saja yang mewakili,” tandas Rindengan, sembari menginstruksikan pelaksana Bidang Aset pada Dinas keuangan Minsel untuk mengambil absen terakhir saat itu juga dan dimasukan ke Sekda termasuk absen saat pembukaan.

Tidak sampai disitu, SKPD Minsel juga diinstruksikan untuk membuat satu contoh laporan terkait aset.

“Dan ini akan saya rapatkan di ruangan saya dan hasilnya akan dilaporkan kepada ibu bupati Christiany Eugenia Paruntu,” tukas Rindengan, sambil menjelaskan bahwa dirinya berbicara kini memang cukup keras, tapi bukan untuk pribadi tapi untuk kepentingan aset daerah ini agar terarah.

Berdasarkan pantauan BeritaManado.com, Kamis (01/10/2015) memang peserta yang ada awalnya cukup banyak. Tapi usai makan siang nyaris semua Kepala Dinas, para camat tak lagi nampak.

Meski begitu, ada pulah yang terlihat tengah merokok saat pemaparan materi oleh BPK dan sebagian pejabat tidak lagi berada di lokasi kegiatan yang dilaksanakan di Restaurant Golden Charity Pondang. (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara