Manado – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara , Sinyo H Sarundajang menawarkan proyek bernilai triliunan rupiah kepada investor dan Kamar Dagang Industri Korea. “Beberapa proyek siap bangun di Sulawesi Utara yang ditawarkan dalam bisnis forum tersebut antara lain pembangunan jalan tol Manado-Bitung, geothermal, Kawasan Ekonomi Khusus Bitung serta rel kereta api dan pariwisata,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Christian Sumampouw, Kamis (5/7).
Dia mengatakan, dalam presentasi gubernur, pembangunan jalan tol Manado-Bitung sepanjang 43,6 kilometer membutuhkan investasi sebesar Rp3,6 trilliun. Selanjutnya pembangunan infrastruktur untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung-Minahasa Utara disebesar 60 juta US dollar. Sementara itu, untuk pembangunan rel kereta api Makassar-Bitung, pada tahapan pertama rencana pembangunan rel kereta api sepanjang 250 kilometer dari Bitung-Gorontalo.
Sumampouw mengatakan, untuk pengembangan potensi geothermal, gubernur menawarkan titik di Kabupaten Minahasa sebesar 400 MW dengan rencana biaya investasi sebesar 800 jJuta US Dolar. Sedangkan geothermal Bolaang Mongondow dengan potensi sebesar 300 MW diprediksi akan menelan investasi sebesar 600 juta US dollar.
Sumampouw mengatakan, usai membawakan presentasi, gubernur bersama tim menerima langsung calon investor dalam “One on One Meeting” di antaranya Lee SahngJoon Jesse sebagai “Project Manager dari Overseas Railway Business Department” Korea. Tim juga menerima Kim Sang Yun, General Manager CK Global Co Ltd, Michelle Hansang Jo dari “Energy Project and Ship Line” serta Lee jin-wan, Manager Sanchully Co Ltd.
“Mereka sangat tertarik untuk pembangunan jalan tol Manado-Bitung, rencana pembangunan jalur kereta api Bitung-Gorontalo, dan pengembangan geothermal dan Hydro Power Plant,” ujarnya. Kehadiran gubernur dan Tim di Korea Selatan difasilitasi BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal- RI) dalam rangka “market sounding” melalui kegiatan Promosi Investasi Indonesia. Sulawesi Utara merupakan salah satu provinsi yang diundang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea melakukan “market sounding” bagi para pengusaha yang ingin berinvestasi di Indonesia.(niel)

LO Pemerintah tuh,…cuman mentingkan pangkat aja,… biar kepala negara tau,.. pemerintak Sulut tu,..kreatif,.. ntuk buat jalan tol,. alasan macet lah,.. ntuk keuntungn masyarakat lah,.. semua itu cman akal”an doang,.. masyarakat mau di buang kemana,.. kalau di buat jlan tol,.. gedung sekolah , rumah ibada,.. di gusur,.. lo pemerintah cman kreatifx mempersulit masya rakat,… dasar TUKANG CARI MUKA>>