Manado – Masyarakat sulit menghindari penyakit Demam Berdarah (DBD). Menurut Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang, penyakit DBD yang menyerang anak-anak dan orang tua adalah siklus tahunan.
“Saya tidak mau menyalahkan masyarakat tapi bukan juga kesalahan aparat kita karena deman berdarah di Sulawesi Utara dan berbagai tempat di Indonesia ini adalah siklus”, tutur Sarundajang.
Sarundajang juga tidak mau menyalahkan rumah-sakit yang melakukan perawatan pasien DBD tidak dalam ruangan. Jelasnya, rumah-sakit berkewajiban melayani masyarakat yang datang ke rumah-sakit.
“Saya juga mengunjungi rumah-sakit dan memang penuh pasien. Bukan juga kesalahan rumah-sakit karena rumah-sakit tidak bisa menolak pasien DBD yang tidak boleh terlambat penanganan”, ujar Sarundajang. (jerrypalohoon)
