Berita Utama

Sarundajang “Ancam” Pengusaha Sembako

Sarundajang “Ancam” Pengusaha SembakoManado – Beberapa hari terakhir dari pantauan beritamanado.com terdapat kenaikan harga pada pasar tradisional terhadap komoditi sembilan bahan pokok (sembako) seperti telur dan gula tetapi kenaikan harganya tidak terlalu signifikan dibanding dengan harga cabe yang saat ini mencapai Rp. 30-an ribu.

Menanggapi hal tersebut Gubernur Sulawesi Utara Dr Sinyo Harry Sarundajang mengatakan Pemerintah Provinsi telah membicarakan hal itu dengan pihak terkait lewat forum rapat. Dalam rapat tersebut telah dibahas masalah mengenai pengamanan sembilan bahan pokok untuk kebutuhan masyarakat termasuk listrik dan BBM (bahan bakar minyak), supaya tidak ada gangguan.

Sarundajang meminta distributor kebutuhan pokok harus menjaga stabilisasi harga di Sulut. Juga harus memastikan kebutuhan pokok tersedia selama tingginya permintaan barang di masyarakat menjelang hari raya Umat Muslim.

Menurutnya spekulasi pasti ada tetapi dijaga dengan memastikan ketersediaan stok. Sehingga tidak ada yang coba menaikkan harga secara berlebihan, kalaupun ada Gubernur yang baru saja mendapat penghargaan ketahanan pangan ini terpaksa akan melakukan operasi pasar.

“Saya menghimbau kepada pengusaha di bidang sembilan bahan pokok ini, jangan seenaknya menaikkan harga dan kalau toh terpaksa kita operasi pasar, tapi saya yakin Sulut masih seperti tahun-tahun sebelumnya, apalagi bahan pangan saya tidak kuatir, karna kita baru mendapatkan lagi, Provinsi yang dapat mempertahankan ketahanan pangan, apalagi kenaikan 5 persen produksi beras (di Sulut), ini luar biasa,” ujar Gubernur terbaik se Indonesia ini. (jrp)

Satu tanggapan untuk “Sarundajang “Ancam” Pengusaha Sembako”

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara