Berita Utama

Sagerat Rawan Pelemparan, Wartawan Metro TV Jadi Korban

Ilustrasi-PelemparanIlustrasi pelemparan

Bitung – Ini tanda awas bagi pengguna jalan jika melintas di wilayah Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung saat malam hari. Dimana wilayah tersebut rawan aksi pelemperan kendaraan yang dilakukan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab tanpa alasan jelas.

Seperti yang dialami Wartawan Metro TV Biro Kota Bitung, Andre, menjadi korban pelemperan ketika melintas di wilayah Sagerat. Mobil yang ditumpangi tiba-tiba dilempar menggunakan batu oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor.

“Kejadiannya hari Minggu lalu, saya bersama keluarga dari arah Manado dan dilempari oleh dua orang yang naik motor di dekat Gereja Katolik Sagerat,” kata Andre, Minggu (7/6/2015).

Andre mengatakan, ketika kejadian, dirinya duduk di kursi depan dan sempat melihat dari arah berlawanan sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Tiba-tiba orang yang dibonceg terlihat melempar sesuatu ke arah kendaraan yang ditumpanginya.

“Saya dan seisi kendaraan kaget karena tiba-tiba terdengar suara benturan keras mengenai kaca mobil bagian depan,” katanya.

Beruntung kaca mobil tidak berhaburan karena tertahan stiker film kaca kendati kaca pecah. Dan dua orang pelaku langsung tancap gas dan Andre mengaku tidak sempat melihat keduanya karena kondisi jalan dalam keadaan gelap.

”Beruntung kami tidak apa-apa, namun saya harap ada jaminan keamanan bagi masyarakat dari Polisi dan menindak tegas para pelaku pelemparan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bitung, AKBP Reindolf Unmehopa SH SIK, berjanji akan mengambil sikap dengan menggelar patroli rutin diwilayah tersebut. Dan ia juga mengaku akan mengkaji pendirian pos polisi di wilayah Sagerat yang tak lain adalah pintu masuk Kota Bitung.(abinenobm)

Satu tanggapan untuk “Sagerat Rawan Pelemparan, Wartawan Metro TV Jadi Korban”

  1. Ini Bitung so perlu patroli.. Atau so nda mampu depe polisi2 disitu… ganti jo wkwkwk

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara