Ketika suara kemanusiaan “diperkosa”, yang hilang bukan sekadar kebebasan berbicara, namun harapan untuk memperbaiki negeri Indonesia tercinta ini.
(***/Frangki Wullur)
Ketika suara kemanusiaan “diperkosa”, yang hilang bukan sekadar kebebasan berbicara, namun harapan untuk memperbaiki negeri Indonesia tercinta ini.
(***/Frangki Wullur)