Berita Utama

Rupiah Terus Melemah, Menkeu Purbaya: Nilai Tukar Bukan Kewenangan Saya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

BeritaManado.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kewenangan pengelolaan nilai tukar rupiah berada di tangan Bank Indonesia.

Menurutnya, Menteri Keuangan tidak dapat melakukan intervensi langsung terhadap pergerakan kurs dan memilih fokus pada penguatan pertumbuhan ekonomi.

“Sebetulnya kalau rupiah, yang berhak menjawab bank sentral. Saya tidak mengelola nilai tukar karena mereka yang mengendalikan,” ujar Purbaya di Finance Hall, Kamis (12/2/2026) melansir Suara.com jaringan BeritaManado.com.

Ia menyoroti arus modal asing yang tercatat masuk dalam jumlah signifikan pada periode November, Desember hingga awal Januari.

Namun, masuknya aliran modal asing tersebut belum mampu menguatkan rupiah.

“Kalau kita lihat November, Desember, Januari awal itu inflow positif dan cukup besar, tapi rupiah melemah. Jadi Anda harus tanya ke bank sentral kenapa terjadi seperti itu,” katanya.

Purbaya juga menepis anggapan bahwa pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengintervensi kebijakan moneter bank sentral.

“Masalah figures too early dan apakah disusupi pemerintah, jadi kita enggak bisa, kita enggak memutuskan,” bebernya.

Ia menambahkan, Kementerian Keuangan memilih berkonsentrasi pada penciptaan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

“Saya fokus ke penciptaan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Kalau ekonomi tumbuh lebih tinggi dan orang percaya kita bergerak konsisten, biasanya pasar modal akan mengikuti karena keuntungan perusahaan naik,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga berupaya memperbaiki iklim investasi agar pelaku usaha dapat berbisnis dengan lebih mudah di dalam negeri.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi yang kuat akan mendorong masuknya investasi, baik melalui pasar modal maupun investasi langsung asing (FDI).

Dalam kondisi tersebut, nilai tukar rupiah diyakini akan menguat secara alami.

“Daripada mengendalikan nilai tukar dengan intervensi yang bukan bidang saya, saya kendalikan saja pertumbuhan ekonomi secara konsisten dan kuat ke depannya,” tegasnya.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara